Antisipasi peretasan, pengguna WhatsApp diminta update aplikasi

Jum'at, 22 November 2019 | 16:26 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kalangan pengguna aplikasi Whatsapp beberapa waktu sempat dikabarkan resah akibat kabar terkait ancaman malware yang dapat disebar melalui video aplikasi tersebut.

Seperti dikutip dari Citizentv, agen mata-mata menggunakan video berbahaya untuk meretas akun WhatsApp.

Atas hal itu, The Independent mendesak pengguna untuk memperbarui aplikasi ke versi terbaru. Mereka mengutip Computer Emergency Response Team India yang mengeluarkan peringatan atas video berbahaya yang diduga dimaksudkan untuk mengeksploitasi akun WhatsApp dari jarak jauh.

Menurut surat kabar Inggris, video tersebut memungkinkan peretas untuk mengakses pesan orang ketika mereka berbagi file MP4 dengan kontak mereka.

Laporan itu mengatakan bug telah diperbaiki awal pekan ini tetapi siapa pun tanpa akun WhatsApp yang diperbarui tampaknya masih berisiko.

Meskipun WhatsApp mengkonfirmasi peringatan itu, perusahaan membantah klaim yang menghubungkan upaya peretasan dengan file video yang dibagikan.

"Para pengguna ini malah ditargetkan dengan spyware yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi Israel yang kontroversial NSO Group," kata The Independent mengutip juru bicara.

Surat kabar Inggris lebih lanjut melaporkan bahwa awal bulan ini, 1.400 orang di seluruh dunia menjadi sasaran. kbc10

Bagikan artikel ini: