Terobosan BRISyariah percepat layanan nasabah mikro

Jum'at, 22 November 2019 | 08:46 WIB ET

JAKARTA - PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIS) mengembangkan teknologi untuk proses bisnis internal guna mempercepat layanan kepada nasabah bernama Kemaslahatan Untuk Raykat Madani (i-Kurma). I-Kurma adalah merupakan aplikasi digital untuk memproses pembiayaan mikro diluncurkan di milad BRIsyariah ke 11 yang berlangsung pada 17 November 2019.

Dengan i-Kurma, proses pencairan pembiayaan mikro akan dipercepat. Selama ini, proses bisnis pembiayaan mikro membutuhkan waktu sekitar sembilan hari. Dengan adanya i-Kurma, permohonan pembiayaan mikro bisa selesai dalam satu hari ketika dokumen yang diperlukan sudah lengkap.

“Untuk meningkatkan kecepatan dan ekspansi, telah dilakukan perbaikan dengan proses digitalisasi yang kami sebut i-Kurma. Proses ini merupakan langkah awal BRIsyariah menuju transformasi,” ujar Direktur Bisnis Ritel BRIsyariah Fidri Arnaldy di Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Menurut dia, peluncuran i-Kurma dilatarbelakangi tantangan yang muncul dari perusahaan teknologi finansial (tekfin) atau financial technology (fintech).

“Kami sadar tantangan saat ini bukan hanya datang dari sesama bank, tapi juga tekfin. Untuk itu kami meluncurkan i-Kurma agar layanan kepada nasabah bisa dipercepat. Nasabah yang mengajukan diharapkan melengkapi persyaratan dokumen. Jika dokumen sudah lengkap, segera diproses,” kata dia.

Dia menambahkan, masyarakat yang tertarik mengajukan pembiayaan mikro diharapkan memenuhi persyaratan dokumen, antara lain aplikasi permohonan, indentitas diri dan pasangan, KTP elektronik, fotokopi NPWP, fotokopi KK/surat nikah dan surat izin usaha mikro dan kecil (IUMK) atau surat izin/keterangan usaha dari pemerintah setempat. kbc9

Bagikan artikel ini: