Nataru, penumpang kereta api wilayah Daop 8 diprediksi naik 8,7%

Rabu, 20 November 2019 | 22:47 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pada masa  Natal dan Tahun Baru M (Nataru) 2019/2020, PT KAI Daop 8 Surabaya memprediksi jumlah penumpang kereta api yang naik di wilayahnya mencapai angka 812.185 orang atau naik 8,7 persen dibandingkan tahun lalu. 

Manajer Humas Daop 8 Surabaya Suprapto mengatakan, pada masa Nataru 2018/2019 yang lalu, jumlah penumpang yang naik sebanyak 747.380 orang. Tahun ini, PT KAI Daop 8 Surabaya menetapkan masa Angkutan Nataru 2019/2020 selama 18 hari mulai 19 Desember 2019 sampai dengan 5 Januari 2020.

“PT KAI Daop 8 Surabaya memperkirakan pada tanggal 22 dan 29 Desember sebagai tanggal favorit masyarakat untuk menggunakan jasa kereta api,” ujar Suprapto di Surabaya, Rabu (20/11/2019).

Untuk itu, maka selama masa Angkutan Nataru 2019/2020, PT KAI Daop 8 Surabaya akan menjalankan 84 perjalanan KA yang terdiri dari 33 KA Reguler, 5 KA Tambahan Nataru dan 46 KA Lokal. Jumlah ini, naik 3,7 persen dari tahun 2018 sebanyak 81 KA yang terdiri dari 29 KA Reguler, 6 KA Tambahan Nataru dan 46 KA Lokal. 

Selain itu, di tahun 2019 terjadi peningkatan pula pada kapasitas tempat duduk menjadi 47.934 tempat duduk (19.814 TD pada KA Reguler, 25.140 TD pada KA Lokal, dan 2.980 TD pada KA Tambahan Nataru), atau naik 16  persen dari tahun 2018. Tahun 2018 yang lalu, jumlah tempat duduknya mencapai jumlah 41.196 tempat duduk, dimana16.368 TD pada KA Reguler, 20.984 TD pada KA Lokal, 3.844 TD pada KA Tambahan Nataru. 

Suprapto mengatakan, bahwa tiket KA Jarak Jauh Reguler pada masa Nataru 2019/2020 dapat dibeli mulai 19 November 2019 atau H-30 keberangkatan di seluruh kanal resmi penjualan tiket kereta api seperti aplikasi KAI Access, situs kai.id, dan lainnya. Sementara untuk KA Lokal, tiket dapat dipesan mulai H-7 Keberangkatan melalui aplikasi KAI Access atau 3 jam sebelum keberangkatan di loket stasiun.

Untuk mengantisipasi kenaikan jumlah penumpang, PT KAI Daop 8 Surabaya menjalankan 5 perjalanan KA Tambahan Nataru yang dapat dipesan mulai tanggal 25 November 2019 di seluruh kanal penjualan. Adapun daftar perjalanan KA Tambahan Nataru yang disiapkan oleh KAI adalah sebagai berikut: (daftar terlampir)

Guna memastikan keselamatan perjalanan KA, serta mengantisipasi datangnya musim hujan selama masa Angkutan Nataru 2019/2020, KAI Daop 8 meningkatkan pengawasan di jalur kereta api dan menyiagakan petugas ekstra guna memastikan keandalan jalur rel kereta api dan alat material untuk siaga (AMUS) berupa batu balas/kricak, bantalan rel, pasir, dan sebagainya, dimana telah disiapkan di 4 titik strategis diantaranya di Stasiun Babat, Stasiun Mojokerto, Stasiun Bangil, Stasiun Wlingi. 

Adapun para petugas ekstra tersebut diantaranya 37 petugas penilik jalan (PPJ) ekstra, 83 penjaga jalan lintas (PJL) ekstra, dan 7 petugas posko daerah ekstra. Total 127 petugas unit jalan rel yang disiagakan untuk mengamankan perjalanan KA sepanjang jalur rel di lintas Daop 8 Surabaya.

Untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jasa kereta api, PT KAI Daop 8 menyiapkan 591 personel keamanan yang terdiri dari 153 personel Polsuska, 433 personel security, dan 5 personil pembinaan dari Polda, serta bantuan eksternal dari TNI/Polri sebanyak 130 personel ditambah 4 anjing pelacak (K9). Personel keamanan tersebut akan melakukan pengamanan di atas KA, stasiun, maupun secara mobile melakukan patroli di jalur KA dan obyek-obyek penting lainnya seperti dipo lokomotif dan kereta.

“Guna membantu kelancaran pelayanan penumpang selama masa Angkutan Nataru 2019/2020, hak cuti tahunan pegawai KAI ditangguhkan. Hal ini sebagai komitmen KAI agar agenda libur nasional ini bisa berjalan lancar dan sukses," ujar Suprapto.

Suprapto menambahkan, para Komisaris, Direksi, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, dan Kepolisian pun turun langsung melakukan inspeksi ke sejumlah stasiun pada tanggal 10 hingga 12 Desember 2019. Inspeksi ini dilakukan dengan Kereta Inspeksi untuk mengecek kesiapan pelayanan hingga lintasan kereta api di jalur utara dan selatan Jawa.kbc6

Bagikan artikel ini: