Mendag janji pangkas aturan penghambat ekspor

Rabu, 20 November 2019 | 09:14 WIB ET
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Perdagangan Agus Suparmanto berkomitmen untuk menyederhanakan sejumlah regulasi yang selama ini dikeluhkan kalangan pelaku usaha terkait ekspor.

Hal itu dia ungkapkan usai bertemu pengusaha pada Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Selasa (19/11/2019).

Agus mengatakan, kalangan pelaku usaha memberikan beberapa masukan kepada pemerintah. Salah satunya terkait pedagangan internasional.

"Jadi pelaku usaha memberikan masukan antara lain perdagangan internasional, akses pasar dan juga peningkatan kualitas produk dalam negeri," ujarnya di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Tak hanya itu, para pengusaha juga mengeluhkan beberapa hambatan yang ditemukan pelaku usaha kepadanya. Hambatan itu berkaitan dengan ekspor.

"Kemudian juga berkaitan dengan aturan yang hambat pelaku usaha. Saya akan sederhanakan peraturan-peraturan yang hambat dunia usaha terutama dalam hal ekspor," tambahnya.

Agus menjelaskan, beberapa aturan yang dimaksud dunia adanya beberapa peraturan tentang ekspor yang justru berbenturan dari masing-masing pembuat kebijakan.

"Contohnya tidak ada sinkronisasi, misalnya ternyata ada aturan yang tidak sinkron dengan kementerian lain sehingga jadi hambatan. Ini akan kami evaluasi atau juga aturan ini hambat investasi," terangnya.

Tak hanya itu, Agus juga janji akan mengatur kebijakan impor. Sebab dinilai aturan impor yang ada membuat masuknya produk luar semakin tak terkendali. Dia berjanji akan merealisasikan secepatnya.

"Tidak lama, sekitar mungkin satu bulan ini tahun ini," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: