Porsi kepemilikan investor lokal di pasar modal nyaris samai asing

Senin, 18 November 2019 | 10:53 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kepemilikan investor lokal di pasar modal Indonesia terus mengalami peningkatan, bahkan nyaris menyamai porsi yang dimiliki investor asing dalam 5 tahun terakhir. 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), per 19 September 2019, porsi kepemilikan investor lokal di pasar modal Indonesia mencapai 49,36 persen. Sedangkan investor asing sebesar 50,64 persen. 

"Posisi itu jauh membaik dibandingkan posisi pada 2014, ketika porsi kepemilikan investor lokal sebesar 35,51 persen dan asing sebesar 64,49 persen," seperti dikutip, Senin (18/11/2019).

Begitu pula untuk aktivitas trading, investor lokal tercatat lebih aktif melakukan transaksi dengan porsi sebesar 67,89 persen. Untuk investor asing sebesar 32,11 persen.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) Octavianus Budiyanto mengapresiasi jumlah investor lokal mulai unjuk gigi. Namun, dia menuturkan tingkat keaktifan investor dalam bertransaksi masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi.

Ocky, panggilan akrabnya, menuturkan dari 1,2 juta investor saham saat ini, masih kurang dari 100.000 investor yang melakukan transaksi harian. Sementara itu, yang melakukan transaksi aktif sebulan sekali hanya di bawah 200.000 investor.

"Kalau dilihat data kepemilikan sekarang, investor lokal hampir mendekati investor asing. Kalau dulu kan sangat jomplang,” papar Ocky, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama Kresna Sekuritas, kepada Bisnis.

Adapun tingkat kepemilikan dan keaktifan investor lokal dalam bertransaksi di pasar saham dapat membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memiliki imunitas terhadap aksi jual (net sell) yang kerap kali dilakukan investor asing di Indonesia. kbc10

Bagikan artikel ini: