Jokowi tegaskan pilkada tetap dipilih langsung

Rabu, 13 November 2019 | 09:17 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Presiden Joko Widodo memastikan pemilihan kepala daerah (pilkada) tetap dilakukan melalui mekanisme pemilihan secara langsung. Mekanisme ini dinilai merupakan bentuk pelaksanaan demokrasi di Indonesia.

"Presiden Jokowi mengatakan pilkada provinsi, kabupaten, dan kota tetap melalui mekanisme pemilihan langsung," ujar Staf Khusus Presiden Fadjroel Rachman, Selasa (12/11/2019).

Namun demikian, evaluasi pelaksanaan pilkada tetap akan dilakukan pemerintah. Namun, evaluasi hanya pada tataran teknis penyelenggaraan. "Hal yang akan dievaluasi hanya teknis penyelenggaraan," terang Fadjroel.

Usulan evaluasi pilkada sebelumnya diungkapkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Pelaksanaan pilkada saat ini dinilai menjadi faktor tingginya biaya politik di Indonesia.

Rencana evaluasi pelaksanaan pilkada juga disambut oleh Komisi II DPR. Namun, perlu waktu panjang untuk melakukan kajian tersebut sehingga tidak dapat langsung diterapkan pada pilkada serentak 2020 mendatang.

"Kajian untuk pilkada memang harus dilakukan, tetapi untuk mengubah sistem yang sekarang untuk tahun depan akan sulit karena terbentur waktu," jelas anggota Komisi II DPR Djarot Saiful Hidayat. kbc10

Bagikan artikel ini: