APBD 2020 Surabaya berkekuatan Rp10,3 triliun disahkan

Senin, 11 November 2019 | 07:30 WIB ET

SURABAYA - APBD Surabaya tahun 2020 sebesar Rp 10,3 triliun resmi disahkan, kemarin. Pengesahan berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Surabaya. Dihadiri Walikota Surabaya, jajaran pejabat Pemkot Surabaya, serta jajaran Forkompida. 

Rapat paripurna DPRD berlangsung setelah upacara Hari Pahlawan di Balai Kota Surabaya. “Hari ini, semua anggota DPRD, Walikota Bu Risma dan semua yang hadir mengenakan pakaian pejuang. Sekaligus memperingati Hari Pahlawan,” ujar Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya.

Dengan berseragam pejuang itulah, APBD Kota Surabaya 2020 digedok. Setelah itu, dilakukan penandatanganan nota kesepakatan antara Pimpinan DPRD dan Walikota Risma. Dari Rp 10,3 triliun, alokasi terbesar untuk anggaran pendidikan sebesar 21 persen.

“Jadi anggaran yang paling besar tetap anggaran pendidikan, besarnya 21 persen dari 10,3 triliun,” kata Adi.

Adi Sutarwijono menjelaskan, 21 persen anggaran tersebut digunakan untuk pengembangan sarana prasarana, infrastruktur hingga pendidikan gratis.

“Besaran 21 persen itu untuk sarana prasarana, infrastruktur pendidikan, serta biaya pendidikan gratis serta gaji guru,” tambah mantan jurnalis itu.

Selain pendidikan yang mendapatkan porsi terbesar dalam APBD Surabaya tahun 2020. Dunia kesehatan juga mendapat anggaran sebesar 10 persen.

“Yang kedua biaya berikutnya paling besar itu adalah kesehatan, yang ketiga baru infrastruktur,” kata Adi.

Bagikan artikel ini: