Kementerian PUPR siap rehabilitasi saluran irigasi seluas 500.000 Ha

Jum'at, 8 November 2019 | 19:51 WIB ET
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan komitmennya mendukung  ketahanan pangan nasional.Selama lima tahun ke depan, setidaknya pihaknya menyiapkan proyek rehabilitasi saluran irigasi yang akan mengairi persawahan seluas 500.000 hektare (ha).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan rehabilitasi saluran irigasi akan dilakukan pada lahan seluas 2,5 juta ha. Jika ini terwujud, maka pembangunan saluran irigasi baru akan mengairi 500.000 ha lahan pada 2020-2024.

Selama periode 2015-2019, telah dibangun saluran irigasi baru yang mengaliri 2 juta ha lahan. Selain itu ada rehabilitasi saluran irigasi yang mencakup area seluas 3 juta ha.

"Kami akan lihat lumbung pertanian yang mana. Ada di 15 provinsi, semuanya wilayah sentra beras utama," ujar Basuki kepada wartawan usai menyambut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (YSL) di Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Basuki mengatakan pembangunan irigasi akan mempertimbangkan aspek kesesuaian lahan, ketersediaan air, jumlah petani, aksesibilitas, dan iklim setempat.Basuki menargetkan proyek rehabilitasi saluran irigasi dan pembangunan saluran irigasi baru dapat dimulai pada Januari mendatang. "Kita akan fokuskan ke 15 provinsi. Jangan kita bikin irigasi di sini, pertaniannya di mana. Ini awal yang baik," terangnya.

Sementara SYL mengatakan kedua kementerian berencana untuk menyepakati sejumlah program kerja sama. Salah satunya terkait pembangunan dan rehabilitasi saluran irigasi pada 2020-2024 mendatang.

"Pak Menteri PUPR akan mendukung penuh pertanian. Khususnya provinsi-provinsi andalan pangan, untuk dapat support maksimal Menteri PUPR. Ini sebuah kebahagiaan bagi saya," kata dia.

SYL berharap kerja sama ini tidak hanya sekedar komitmen lisan, melainkan menjadi suatu nota kesepahaman (MoU) yang akan ditandatangani pada Desember mendatang. MoU tersebut memuat hingga implementasi proyek irigasi secara teknis."Kita baru mau mapping bersama-sama (lokasi proyek)," pungkasnya.kbc11

Bagikan artikel ini: