Menristek yakin bakal ada dua unicorn baru di Indonesia pada 2020

Jum'at, 8 November 2019 | 08:36 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Riset, Teknologi dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro meyakini Indonesia bakal melahirkan 2 startup unicorn baru pada awal tahun depan.

Penambahan dua startup unicorn tersebut akan melengkapi 5 startup unicorn yang telah ada saat ini, yakni Tokopedia, Traveloka, Bukalapak, Ovo, dan Gojek. Bahkan salah satu diantaranya, yakni Gojek memiliki nilai valuasi diatas US$10 miliar dan berstatus sebagai decacorn.

"Melihat pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia naik signifikan, saya optimis ekonomi digital Indonesia semakin baik," ujar Menteri Bambang, Kamis (7/11/2019).

"Ekonomi digital kita ini perubahannya luar biasa pesat. Saat ini 'officially' unicorn-nya 5, berpotensi nambah 2 lagi. Akhir tahun ini. Jadi mudah-mudahan memasuki tahun baru 2020 nanti, unicorn kita bisa 7," tambahnya.

Bambang mengatakan, dengan memiliki 5 startup unicorn Indonesia telah masuk menjadi negara dengan startup unicorn terbanyak di Asia Tenggara. Selain itu, Indonesia juga masuk menjadi 10 negara dengan startup unicorn terbanyak di dunia.

"Dengan 5 saja kita sudah menjadi negara dengan unicorn terbanyak di Asia Tenggara dan masuk top 10 di dunia. Jadi kalau 7, barangkali rangking di dunia juga naik," jelasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: