Demi tarif listrik murah, pemerintah diminta beri harga khusus batubara

Kamis, 7 November 2019 | 07:55 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PLN diminta menurunkan tarif listrik khususnya untuk industri, agar menarik investasi dengan membuat tarif listrik industri di Indonesia lebih kompetitif.

"Kami diberikan target menantang untuk menurunkan tarif listrik khusus industri untuk menarik investasi ke Indonesia dengan tarif kompetitif," kata Plt. Direktur Utama PT PLN (Persero) Sripeni Inten Cahyani di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Menurutnya, untuk membuat tarif listrik kompetitif perlu kebijakan khusus mengenai harga energi primer untuk pembangkit. Sebab, energi primer memiliki prosi besar yaitu 60 persen dalam pembentukan Biaya Pokok Produksi (BPP) listrik.

"Khususnya kami mohon energi primernya, kita ketahui BPP listrik 60 persen didominasi energi, 60 persen fuel mix dari batubara kemudian gas dan air," tuturnya.

PLN juga membutuhkan dukungan pemerintah berkaitan dengan ketersediaan pasokan energi primer, baik batubara atau gas. Di sisi lain PLN juga telah berupaya menekan biaya produksi listrik dengan mengurangi penggunaan pembangkit listrik Berbahan Bakar minyak (BBM).

"Pemerintah diharapkan memberikan dukungan dalam penataan energi primer, untuk mendukung kelistrikan baik volume gas atau batubara," tandasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: