Rumah Zakat dorong inovasi digital di World Zakat Forum 2019

Rabu, 6 November 2019 | 22:45 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Rumah Zakat terus berupaya untuk menjadi World Digital Philanthropy. 

Hal itu disampaikan Chief Of Thechnology and Program officer Rumah Zakat, Heri Hermawan dalam World Zakat Forum 2019 di Crown Plaza Hotel, Bandung, Selasa (5/11/2019).

"Market pasar saat ini sudah berubah oleh karena itu kita juga harus ikut berubah dalam meresponnya," ujarnya.

.

Ia juga menyampaikan alasan mengapa teknologi digital perlu diperhatikan oleh filantropi, pertama sudah banyak orang yang melek digital, pengguna intenet kian meninggkat kedua potensi zakat di Indonesia bisa di tingkatkan dengan menggunakan teknologi digital saat ini

.

Saat ini Rumah Zakat telah memiliki 4 inovasi digital diantaranya: Web Donasi Online yang memberikan kemudahan berdonasi kepada masyarakat tanpa harus konfirmasi, kedua Sharinghappiness.org yang merupakan platform penggalangan dana yang bisa menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan, Infak ID yang merupakan Platform kemudahan berinfak dengan mengunakan teknologi terbaru, serta Lelang Bintang yang merupakan platform lelang barang milik publik figure untuk tujuan sosial.

.

Heri juga menyampaikan 4 rekomendasi, yaitu Regulation, Capacity, Digital Infrastucture, dan Colaboration. 

Regulasi itu mendorong semua negara untuk membuat regulasi yang menunjang pertumbuhan zakat. Capacity atau kapasitas yaitu institusi zakat harus merespon terhadap digitalisai dengan menyesuaikan dengan kapasitas. Lalu Digital infrastructure atau infrastruktur digital dengan membangun infrastruktur digital yang kuat sehingga menciptakan manajemen yang efisien, transparat dan mempercepat pertumbuhan zakat, dan yang terkahir adalah Collaboration atau kolaborasi dengan menjalin kerjasama secara global. 

“Dengan rekomendasi ini kami berharap bisa ikut mendorong pertumbuhan zakat tidak hanya di Indonesia tapi juga di dunia” ujarnya  kbc10

Bagikan artikel ini: