Wishnutama akui tiket pesawat mahal jadi penghambat kunjungan wisatawan

Rabu, 6 November 2019 | 07:19 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama mengakui masih mahalnya harga tiket pesawat ikut mempengaruhi arus kunungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

“Dari mulai sampah di busway sampai MRT complaint-nya ke saya, padahal ada pihak lain yang mengurusi ya. Begitu juga dengan harga tiket pesawat. Menurut saya, (harga tiket) harus dibuat terjangkau, tidak hanya untuk wisatawan mancanegara, tapi juga wisatawan domestik," kata Wishnutama di Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Demi membahas harga tiket pesawat,  mantan bos NetTV yang akrab disapa Tama itu telah bertemu dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Mereka banyak membahas berbagai solusi yang mungkin diambil untuk menurunkan harga tiket pesawat.

Menurut Tama, untuk merealisasikan keinginan masyarakat memang harus ada dukungan dari kementerian dan lembaga lain. Ini menjadi tantangan dari kementerian yang dipimpinnya.

“Ini sudah saya bicarakan dengan Menteri BUMN , dan Menteri Perhubungan. Turis lokal kan juga ingin ke Labuan Bajo, enggak cuma wisman. Jangan sampai orang bilang ke luar negeri lebih murah daripada wisata dalam negeri," kata Tama.

Pada kesempatan yang sama, Tama juga menjelaskan, alasan mengapa dirinya tidak banyak bicara kepada media setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo dan serah sesudah serah terima jabatan dengan Arief Yahya dan Triawan Munaf pada 23 Oktober 2019.

Dirinya mengaku harus berkoordinasi terlebih dahulu kepada kementerian dan lembaga terlebih dahulu, guna menguatkan visi dan misi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Indonesia, karena harus didukung oleh banyak pihak.

"Saya sudah koordinasi dengan banyak kementerian dan badan pemerintahan. Seperti dengan kementerian PUPR, Perhubungan, Kemendikbud, BNPB, bahkan Kapolri," ungkap Wishnutama. kbc10

Bagikan artikel ini: