Usung menu lokal agar go-international, PCPI gelar Indonesian Chef Expo II

Rabu, 6 November 2019 | 06:34 WIB ET
Jajaran pengurus DPP PCPI dan panitia  Indonesian Chef Expo (ICE) ke-2.
Jajaran pengurus DPP PCPI dan panitia Indonesian Chef Expo (ICE) ke-2.

SURABAYA, kabarbisnis.com: Indonesia memiliki beragam makanan khas nusantara yang memiliki potensi besar untuk diangkat ke kancah inernasional. Sejumlah upaya pun dilakukan, salah satunya melalui ajang  Indonesian Chef Expo (ICE) ke-2.

Even tahunan yang digelar oleh Perkumpulan Chef Profesional Indonesia (PCPI) ini bakal berlangsung di atrium Mall Ciputra World Surabaya, pada Jumat-Minggu, 15-17 November 2019.

Sekretaris Jendral DPP PCPI, Hendra Utomo mengatakan, pada tahun lalu di even yang sama jumlah pengunjung mencapai 10 ribu orang. Tahun ini diharapkan jumlahnya sama atau bahkan lebih. 

Menurutnya, kegiatan yang mengambil tema 'Eksotika Nusantara' ini sangat menarik mengingat ada banyak menu lokal hasil kreasi chef handal Indonesia. "Semangat kami adalah mengusung menu lokal menjadi go internasional," katanya pada temu wartawan di Surabaya, Selasa (5/11/2019).

Pria yang akrab disapa Chef Hugo ini menambahkan, untuk mengasah kemampuan para chef, dalam ICE ke-2 ini juga diadakan kompetisi memasak menu lokal. Pihaknya berharap semua DPD PCPI yang ada di seluruh Indonesia, bisa mengirim wakilnya untuk mengikuti kompetisi tersebut.

"Kegiatan ini (ICE) kami gelar di Surabaya karena PCPI lahir di kota ini. Selain itu, industri kuliner di Surabaya juga sangat berkembang," tandas Chef Hugo.

Oleh karena itu, pada gelaran ICE tahun ini pihaknya berupaya untuk membuat acara lebih meriah, salah satunya dengan menampilkan lebih banyak tenant makanan khas nusantara. Sehingga diharapkan masyarakat luas akan lebih mengetahui ragam kuliner Indonesia, termasuk seluk beluk industri kuliner.

"PCPI menjadikan ICE sebagai gelaran tahunan untuk mendukung ekonomi kreatif kuliner Indonesia sekaligus sebagai bentuk silaturahmi antar chef dan untuk dapat mengangkat tema kuliner nusantara, memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia dari Sabang sampai Merauke," ujar chef Hugo.

Sementara Chef Lucky selaku Business Development PCPI menambahkan, saat ini jumlah anggota PCPI di seluruh Indonesia mencapai 70 ribu chef. Jumlah itu naik tajam dibanding ketika awal pertama kali dibentuk pada 2017 lalu. Saat itu, jumlah anggota hanya sebanyak 10 ribu chef. 

Kemudian di tahun 2018 naik menjadi 50 ribu dan di tahun ini sudah mencapai 70 ribu. "Dari kegiatan ICE ini kami ingin agar jumlah anggota kami bisa terus bertambah. Semoga bisa mencapai 100.000 chef," terangnya.

Ditambahkannya, dalam ICE ke-2 ini juga akan diadakan pemberian penghargaan berupa Culinery Award ICE 2019. Penghargaan itu diberikan pada pengusaha kuliner baik resto maupun depot yang menjadi rujukan favorit masyarakat. 

"Di ICE ke-2 ini, kami juga akan menggelar Rapimnas (rapat pimpinan nasional) yang akan membicarakan program-program PCPI ke depan," pungkasnya. kbc7

Bagikan artikel ini: