Menko Airlangga kaji pemangkasan bunga KUR

Sabtu, 2 November 2019 | 08:40 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberi sinyal bakal menurunkan suku bunga Kredit Usaha Rakyat alias KUR. Saat ini bunga KUR berada di level 7 persen.

Menurut Airlangga, di tengah perlambatan ekonomi global, Indonesia mesti terus menjaga daya tahan ekonomi domestik, terutama daya beli dan konsumsi. Mengingat perekonomian Indonesia masih didominasi oleh pengeluaran konsumsi rumah tangga yang mencakup lebih dari separuh PDB Indonesia.

"Menjaga momentum pertumbuhan di dalam negeri itu tentu terkait dengan pertumbuhan ekonomi dan daya beli dalam negeri. Karena kan komposisi terbanyak kita kan kita 55 persen dari konsumsi," kata Airlangga di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Mantan Menteri Perindustrian pada Kabinet Kerja ini menyampaikan, salah satu sektor yang mendapatkan perhatian, yakni UMKM. Sektor ini perlu didukung dengan berbagai kebijakan, termasuk pemangkasan bunga KUR.

"Nah ini tentu kemarin yang kita sedang, sampaikan juga di sidang kabinet termasuk kita sedang mereview untuk usaha kecil menengah. Ini akan kita dorong lagi untuk KUR," jelas dia.

Saat ini pihaknya sedang mengkaji rencana tersebut. Namun demikian, dia mengatakan turunnya ekonomi global dan tingkat suku bunga BI, ditambahkan inflasi yang terkendali, memberi ruang bagi penurunan bunga kredit KUR.

"Kita akan koordinasikan, (KUR) ditingkatkan jumlahnya dan juga beban suku bunganya dengan inflasi masih terkendali kemudian tingkat suku bunga menurun, Amerika juga turun, kita sudah waktunya juga untuk menurunkan tingkat suku bunga KUR. Ini kita sedang melakukan pelajari juga," tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Kabinet Kerja, Darmin Nasution menyebut, hingga September 2019, penyaluran KUR telah mencapai Rp 102 triliun dari kuota KUR tahun ini sebesar Rp 140 triliun.

"Realisasi Penyaluran KUR di bidang busana dan produk turunannya, ada periode Januari 2019 sampai dengan September 2019, penyaluran KUR sebesar Rp 1,13 triliun kepada 45.100 debitur," ujarnya. kbc10

Bagikan artikel ini: