PLN siap majukan industri otomotif di Jatim

Kamis, 31 Oktober 2019 | 15:30 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com:  PT PLN Persero menegaskan komitmannya dalam mendukung dan memajukan industri otomotif di tanah air, utamanya di Jawa Timur. Hal ini ditunjukkan dengan keikutsertaannya dalam event pameran otomotif "Indonesia International Motor Show Surabaya (IIMS) 2019".

General Manager PLN UID Jawa Timur Bob Saril mengatakan bahwa PLN memiliki komitmen yang tinggi untuk menggunakan EBT (Energi Baru dan Terbarukan). Dan melalui IIMS 2019, PLN berupaya mengenalkan berbagai kendaraan listrik yang mendukung Electrifying Lifestyle. 

"Penggunaan kendaraan listrik menjadi salah satu opsi yang tepat, selain lebih efisien, kendaraan listrik bebas polusi, dan ramah lingkungan, oleh karena itu ajang ini menjadi kesempatan tepat untuk mendorong perkembangan industri otomotif khususnya kendaraan listrik ” jelas Bob di Surabaya, Kamis (31/10/2019).

Lebih lanjut ia menegaskam bahwa sangat tepat jika industri otomotif dikembangkan di Jawa Timur. Selain memiliki 1000 lebih sentra IKM (Industri Kecil Menengah), Jatim juga menjadi daerah percontohan perekonomian di Indonesia dimana industri otomotif berada di peringkat pertama. 

"IIMS 2019 juga merupakan wadah untuk meningkatkan perekonomian di bidang otomotif, salah satu alternatif edukasi, serta transaksi energi sehingga dapat meningkatkan pendapatan negara," tambahnya.

Atas komitmen PT 0LN tersebut, Direktur Utama PT Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh mengucapkan terima kasih kepada Bob Saril dan Tim karena dari dukungan PLN tersebut, maka ide segar dapat muncul dalam IIMS ini. 

“Acara ini bukan hanya sekedar pameran, 

melainkan memiliki nilai tambah edukasi, entertainment, dan harus memberikan kemudahan bagi konsumen”, ungkapnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Drajat Irawan menyebutkan bahwa kontribusi industri otomotif Jatim terhadap pertumbuhan ekonomi Jatim memang luar biasa. 

"Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada Semester I 2019 sebesar 5.64 persen dengan inflasi di angka 1,3 persen saja. Industri otomotif menyumbangkan sekitar 5.68 triliun dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur sehingga menjadi peluang yang bagus untuk mengembangkan industri otomotif di Jawa Timur," pungkasnya. kbc6

Bagikan artikel ini: