WOM Finance sabet gelar salah satu emiten terbaik versi Forbes 2019

Kamis, 31 Oktober 2019 | 11:15 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) mendapat penghargaan dari Forbes Indonesia sebagai salah satu dari 50 perusahaan terbaik yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam acara bertajuk Best of the Best ini, penghargaan diterima langsung oleh Presiden Direktur WOM Finance, Djaja Suryanto Sutandar.

Djaja menyampaikan, penghargaan ini menjadi bukti bahwa WOM Finance mampu bertahan di tengah tekanan perekonomian dunia yang melambat.

"Di bawah tekanan perekonomian dunia yang melambat, perusahaan kita WOM Finance mampu berkembang dengan baik di antara 50 perusahaan yang mendapatkan penghargaan pada malam hari ini," ujarrnya.

Penghargaan ini merupakan wujud nyata dari kerja keras seluruh karyawan WOM Finance.  Apresiasi ini juga kemudian turut mendorong motivasi bagi seluruh karyawan WOM Finance untuk ke depan bisa lebih bekerja keras lagi.

“Yang pasti terima kasih terhadap majalah Forbes dan panitia yang menempatkan WOM Finance sebagai salah satu penerima award. Sebenarnya ini bukan yang pertama kali beberapa tahun lalu kami juga memperoleh penghargaan dari majalah Forbes tentunya kami apresiasi sekali,” jelasnya

Ke depannya lanjut Djaja, pihaknya akan terus meningkatkan kinerja perusahaan. Salah satunya adalah dengan fokus pada pengembangan teknologi digital. Apalagi, saat ini hampir seluruh industri ini sudah mulai mengarah menuju digital. Ditambah lagi, industri pembiayaan juga sedang dalam tren yang terus meningkat setiap tahunnya.

Direktur Pelaksana Forbes Indonesia, Roger Finnie mengatakan, 50 emiten tersebut adalah perusahaan-perusahaan yang mampu melewati proses seleksi ketat Forbes Indonesia, untuk menunjukkan kinerja keseluruhan yang positif dalam beberapa tahun terakhir.

"Mereka diberi peringkat berdasarkan paduan penilaian menggunakan beberapa matrics, termasuk rata-rata return on equity selama tiga tahun, pertumbuhan penjualan dalam tiga tahun dan pertumbuhan laba tiga tahun," pungkasnya. kbc2

Bagikan artikel ini: