Topping off, apartemen Darmo Hill mulai diserah terimakan Juni 2020

Rabu, 30 Oktober 2019 | 20:10 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Masih belum membaiknya pasar properti tak menyurutkan pengembang PT Lamicitra Nusantara untuk menyelesaikan pembangunan proyek apartemen Darmo Hill tepat waktu.

Ini dibuktikan dengan dilakukannya topping off atau penutupan atap tower Rosewood yang ada di proyek di kawasan Mayjen Sungkono Surabaya tersebut, pada Rabu (30/10/2019).

Direktur PT Lamicitra Nusantara, Priyo Setyabudi menuturkan, topping off dilakukan selaon sebagai wujud komitmennya kepada konsumen, juga untuk mendorong menggairahkan pasar properti.

"Kami mengakui bila tahun ini merupakan tahun yang sulit untuk properti. Karena itu kami sejak pertengahan tahun sudah tahan harga untuk produk apartemen ini," katanya usai topping off seremoni tower Rosewood apartemen Darmo Hill.

Dijelaskannya, hal terpenting dalam membeli atau berinvestasi properti adalah pemilihan lokasi. Jika lokasi sudah tepat/bagus dan strategis sampai kapanpun tidak bakalan rugi, tinggal menunggu momen saja.

"Makanya kami menawarkan lokasi Darmo Hill yang strategis dan premium. Selain di tengah kota juga berorientasi pada transport oriented development. Hanya ditempuh i 10 menit dari pusat kota dan 15 menit ke gerbang tol, dekat pusat perbelanjaan, hotel, perkantoran dan sebagainya," beber Priyo.

Selain lokasi, lanjutnya, aksesbilitas juga menjadi daya tarik tersendiri. Saat ini Surabaya sudah semakin padat dan macet sehingga memilih tempat tinggal dengan aksesbilitas yang bagus dan banyak sangat penting dan menguntungkan. Untuk akses jalan tol sendiri, Darmo Hill dapat diakses dari 2 exit tol yaitu tol Satelit dan tol Gunungsari

Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Dharma Bhakti Adi Jaya, Prasetyo Kartika menambahkan, pihaknya berharap dengan adanya topping off Ceremony ini bisa mengerek penjualan unit-unit apartement.

"Karena progres penjualan kami sampai saat ini masih sekitar 30 persen," kata Prasetyo.

Bersamaan dengan topping off, pihaknya juga memberikan banyak penawaran menarik bagi konsumen yang membeli unit disini. Diantaranya berupa diskon 2,5 persen dari harga dan gimnick berupa unit Air Conditioning (AC).

"Kami targetkan pembangunan segera selesai dan serah terima pada Juni 2020. Dengan serah terima, penjualan kami harapkan bisa mencapai 60 persen. Apalagi harga juga tetap," ungkap Prasetyo.

Saat ini, harga yang ditawarkan adalah harga yang dipatok di awal tahun 2019. Dengan kisaran Rp 1 miliar untuk type studio atau one bed room, Rp 2 miliar lebih untuk type two bed room dan Rp 3 miliar lebih untuk three bed room.

"Total ada 320 unit untuk tower ini, dengan komposisi paling banyak unit one bed room dan two bed room sekitar 40 persen : 60 persen," ungkap Prasetyo.

Di lahan seluas tiga hektar ini, direncanakan ada dibangun tujuh unit tower apartement. Namun hingga akhir tahun ini, Prasetyo mengaku masih akan berkonsentrasi pada satu tower ini. kbc7

Bagikan artikel ini: