Kembangkan UMKM, pemerintah diminta siapkan lembaga pembiayaan non-bank

Senin, 28 Oktober 2019 | 11:58 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah terus mendorong pengembangan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Untuk itu, Kementerian Koperasi dan UMKM di bawah menteri yang baru, yakni Teten Masduki bisa melakukan terobosan di sektor ekonomi.

Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Ikhsan Ingratubun mengatakan, salah satu yang menjadi fokus perhatian adalah dengan memberikan alternatif pendanaan bagi UMKM selain dari industri perbankan.

"Kan nggak semua (UMKM) dapat akses perbankan. Selain itu mereka yang sudah pernah pinjam dan rugi, besok tidak bisa dapat dana lagi karena sudah BI checking atau track record-nya jelek," ungkapnya, Minggu (27/10/2019).

Kata Ikhsan, Pemerintah dapat membuat alternatif pendanaan lewat lembaga keuangan mikro yang telah tercatat dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Jadi dia itu sifatnya koperasi, tetap diawasi oleh OJK atau akte belakang (legalitasnya) itu koperasi," ujarnya.

Sementara itu, dia menjelaskan, uang koperasi pada umumnya hanya berlaku untuk sesama anggota saja, atau dari anggota untuk anggota.

"Nah kalau (lembaga keuangan mikro) bisa uang dari orang lain tanpa BI checking, tanpa jaminan dan bunga rendah. Nah Teten harus masuk ke konteks pemberdayaan ini," kata dia. kbc10

Bagikan artikel ini: