PLN UID Jatim kebut recovery jaringan listrik Batu yang rusak akibat puting beliung

Senin, 21 Oktober 2019 | 16:38 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur terus bergerak melakukan recovery jaringan listrik yang rusak akibat diterjang angin puting beliung kemarin, Minggu (20/10/2019). Hingga saat ini, sudah ada sejumlah fasilitas dan jaringan yang telah berhasil diperbaiki. 

"Teman-teman PLN UP3 Malang terus melakukan perbaikan. Ada tujuh regu yang telah diturunkan. Hingga sore ini, sudah ada tiga unit Gardu Trafo Tiang (GTT) yang sudah menyala kembali. Selain itu, tujuh unit GTT on progress. Setelah ini insya Allah bisa segera dinyalakan. Satu trafo lagi masih menunggu perbaikan tim di lapangan. Akan kami infokan kembali kalau sudah menyala," ujar Manager Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Fenny Nurhayati ketika dikonfirmasi, Surabaya, Senin (21/10/2019).

Menurut Manager PLN UP3 Malang, Mohammad Eryan Saputra, angin puting beliung yang menerjang Batu memang telah memporak porandakan sebagian infrastruktur jaringan kelistrikan di Batu, tepatnya di wilayah Cangar kecamatan Bumiaji. 

"Kami mohon maaf atas terjadinya beberapa kali padam listrik di sebagian wilayah kerja PLN ULP Batu diantaranya wilayah Cangar, Desa Punten, Bulukerto, Tulung Rejo, Gunung Sari, Sumber Brantas kecamatan Bumiaji," ujar Eryan.

Menurutnya, angin kencang yang terjadi di wilayah tersebut telah menyebabkan pohon tumbang di beberapa lokasi dan merusak jaringan listrik PLN. Untuk itu, PLN ULP Batu terus berupaya memperbaiki jaringan listrik yang rusak dan memulihkan sistem kelistrikan.

"Kami juga mohon dukungan seluruh masyarakat agar tidak menanam pohon di dekat jaringan listrik PLN dan mengijinkan jika petugas PLN melakukan perabasan, pemotongan atau penebangan pohon di dekat jaringan listrik dan membahayakan," tambahnya.

.

Beberapa kerusakan yang terjadi pada ULP Batu diantaranya adalah kerusakan jaringan SUTM sepanjang 250 Ms, satu buah tiang beton Tegangan Menengah roboh dan patah. Sementara tiang beton Tegangan Rendah masih dalam proses pendataan ulang karena akses ditutup oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). 

"Selain itu, 11 GTT padam, yaitu GTT 82, 205, 307, 227, 256, 161, 158,312, 110, 111, 135. Sedangkan untuk jaringan TR masih dalam proses pendataan ulang karena akses ditutup oleh BPBD," tambahnya.

Akibat bencana tersebut, maka sekitar 1.015 pelanggan PLN di wilayah Batu padam dan tidak bisa menikmati aliran listrik. Adapun pelanggan yang padam akibat kerusakan tersebut

 Mereka tersebar di desa sumber Brantas dan Desa Cangar kecamatan Bumiaji.kbc6

Bagikan artikel ini: