BPJS Ketenagakerjaan sabet dua award internasional

Kamis, 17 Oktober 2019 | 04:03 WIB ET

JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) meraih dua penghargaan tertinggi dari ISSA dalam pertemuan institusi jaminan sosial sedunia atau World Social Security (WSSF) di Brussels, Belgia, yang diselenggarakan oleh International Social Security Association (ISSA) dan dihadiri 152 negara

Perhargaan itu dalam hal pengembangan dan pemanfaatan Sistem Teknologi Informasi (TI) dan pelaksanaan program return to work.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, dalam keterangan tertulisnya, mengatakan, penghargaan yang diterima BPJSTK hanya diberikan kepada lembaga yang mampu mengimplementasikan pedoman dan standar internasional jaminan sosial (guidelines) dari ISSA.

Penghargaan tersebut dinamakan ISSA Certificate of Excellence in Social Security Administration for Information Communication Technology (ICT) dan ISSA Certificate of Excellence in Social Security Administration for Return to Work(RTW) program.

Ia mengatakan, BPJSTK menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia, dari tujuh penerima penghargaan dari ISSA pada kegiatan tersebut.

Marcelo Abi-Ramia Caetano, Sekretaris Jenderal ISSA menyatakan, sistem IT dan program RTW BPJSTK telah berhasil memenuhi semua aspek Guidelines yang ditentukan oleh ISSA, bahkan memberikan masukan yang krusial bagi ISSA untuk penyempurnaan guidelines dimaksud.

Seremonial pemberian penghargaan ISSA ini dilaksanakan pada Rabu (16/10), disaksikan langsung oleh lebih dari 1.000 delegasi WSSF yang merupakan perwakilan dari lebih dari 300 institusi jaminan sosial yang berasal dari 152 negara.

Agus berharap apresiasi ini menjadi penyemangat dan motivasi bagi insan BPJSTK di seluruh Indonesia.

"Penghargaan ini sangat spesial, karena lembaga jaminan sosial di Indonesia baru pertama kali menerima penghargaan setingkat ISSA Certificate of Excellencedan pertama kali juga sebuah lembaga langsung sekaligus mendapatkan dua award, untuk ICT dan RTW. Tentunya ini berkat kerja cerdas dan keras semua pegawai yang didukung oleh semua stakeholder kami", jelas Agus.

Bagikan artikel ini: