325 Importir nakal diblokir, 5 dicabut izinnya

Selasa, 15 Oktober 2019 | 08:54 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut pihaknya sudah memblokir 325 importir nakal dengan berbagai alasan.

Pemblokiran dilakukan karena para importir tersebut tidak mematuhi ketentuan bea cukai, pajak dan Kementerian Perdagangan.

"Kalau satu saja tidak patuh maka kami lakukan tindak lanjut (diblokir)," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers, Jakarta, Senin (14/10/2019).

Rinciannya, 109 importir diblokir karena tidak patuh pajak, 213 importir diblokir karena tidak patuh ketentuan bea cukai, dan 3 importir melanggar ketentuan Kemendag.

Dari total 325 importir yang Izinnya diblokir, sebanyak 47 importir diantaranya berasal dari Pusat Logistik Berikat (PLB).

Selain itu ada 5 importir yang dicabut izinnya karena tidak patuh ketentuan bea cukai. Kelima importir ini merupakan importir tekstil dan produk tekstil (TPT).

Pelanggaran di antaranya meliputi tidak ada kegiatan 6 bulan berturut-turut, tidak menyampailam Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak PPN dan PPh serta menjual bahan baku impor tanpa diproduksi lebih dulu.

Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi mengatakan, pemblokiran 213 importir dilakukan sejak 1 Januari 2019 -13 Oktober 2019. kbc10

Bagikan artikel ini: