Berita besaran harga rokok pasca kenaikan, produsen: Pasti hoax

Jum'at, 4 Oktober 2019 | 08:02 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Saat ini banyak beredar di grup-grup aplikasi pesan singkat, Whatsapp terkait daftar harga rokok dari 42 merek setelah cukai naik. Informasi tersebut dipastikan hoax.

Terkait informasi tersebut, Ketua Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) Muhaimin Moefti mengungkapkan, hingga saat ini belum ada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang menetapkan besaran resmi kenaikan cukai rokok.

"Saya ndak tahu ya. Karena kita kan hanya tahu Bu Menteri mengatakan kenaikan cukainya sekian persen, tapi PMK-nya sampai sekarang belum ada jadi kita ndak tahu," kata Moefti, Kamis (3/10/2019).

Ia menegaskan, hingga saat ini Gaprindo belum mengetahui besaran pasti kenaikan cukai rokok.

"Ya nggak tahu, kenaikannya kan belum tahu. Pemerintah hanya menyatakan kenaikannya sekian persen rata-rata, tapi kita kan belum tahu tetapnya berapa persen," tegasnya.

Perlu diketahui, mulai tahun 2020 pemerintah akan menaikkan cukai rokok sebesar 23%. Sehingga, harga jual eceran (HJE) rokok naik sebesar 35%.

Sebelumnya Corporate Communications Manager PT Djarum Budi Darmawan menegaskan bahwa informasi tersebut hoax.

"Yes. Pasti hoax," tuturnya. kbc10

Bagikan artikel ini: