Bukan pelemahan daya beli, Menkeu sebut deflasi karena harga menurun

Rabu, 2 Oktober 2019 | 16:02 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat deflasi yang mencapai 0,27% pada bulan September 2019.

Menurut Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, hal itu bukan disebabkan adanya penurunan daya beli masyarakat, melainkan harga komoditas yang menurun.

"Kalau deflasi adalah karena harga turun, bisa karena koreksi terhadap sebelumnya. Mungkin ada ongkos produksi yang menurun," ujarnya di Gedung Kementerian Keuangan Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Dia menambahkan, inflasi pada tahun ini akan terjaga dan sesuai dengan target pada APBN 2019 yaitu sebesar 3,5%. "Saya rasa untuk Indonesia itu masih di dalam konteks target inflasi tahunan," jelasnya.

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin merilis Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan September 2019 yang tercatat mengalami deflasi sebesar 0,27% (month to month/mtm).

IHK terutama didorong deflasi pada kelompok pangan bergejolak (volatile food) dan penurunan inflasi inti, di tengah kenaikan inflasi kelompok administered prices. 

Dengan perkembangan tersebut, sampai dengan bulan September 2019 (year-to-date/ytd) inflasi IHK 2019 mencapai 2,20% atau 3,39% secara tahunan (year-on-year/yoy), menurun dibandingkan dengan inflasi Agustus 2019 sebesar 3,49% (yoy). kbc10

Bagikan artikel ini: