Dukung pariwisata Banyuwangi, PLN terangi Alas Purwo dan Pantai GLand

Minggu, 29 September 2019 | 08:27 WIB ET

BANYUWANGI, kabarbisnis.com: PT PLN berupaya maksimall menerangi seluruh wilayah Jawa Timur. Dan sebagai dukungan terhadap sektor pariwisata Banyuwangi, maka PLN membangun jaringan listrik di wilayah Taman Nasional Alas Purwo.hingga Pantai GLand sepanjang 21,7 kilometer (km). 

"Selain membangun jaringan, kami juga akan memasang lima unit trafo, dua unit trafo masing-masing bertegangab 250 kva di pantai GLand, satu trafo 100 kva di Pura Luhur Giri Salaka, satu unit trafo 100 kva di Trianggulasri dan satu unit trafo 100 kva di Pancur. Total ada 800 kva," ujar, Manager Bagian Konstruksi PLN UP3 Banyuwangi, Saifuddin di Banyuwangi, Sabtu (28/9/2019).

Pembangunan jaringan listrik di area Alas Purwo tersebut telah dimulai sejak Agustus 2019. Hingga saat ini, progres pembangunannya telah capai  70 persen. Ditargetkan, akhir Oktober 2019 bakal selesai dan bisa teraliri listrik. Kawasan ini memiliki potensi  sejumlah 15 pelanggan. 

"Saat ini, sudah ada empat Resort di area GLand. Selama ini mereka menggunakan genset. Untuk mendinginkan ruangan, biasanya hanya dengan kipas angin. Tetapi banyak wisatawan yang ingin dipasang AC," ujarnya.

Adapun tantangan yang dihadapi PLN dalam melistriki wilayah Alas Purwo yaitu pepohonan lebat sehingga memerlukan perabasan di beberapa titik. Selain itu, penanaman tiang juga lebih sulit dikarenakan lebatnya tanaman bambu dan tanah berpasir sehingga memerlukan konstruksi khusus.

"Karena jaraknya di tengah hutan, maka waktu pengerjaan juga lebih pendek, mulainya lebih siang karena jarak tempuh jauh dan selesainya harus sebelum malam, maksimal jam 17.00 WIB sudah selesai, sehingga waktu pengerjaannya lebih lama," katanya. 

Selaras dengan upaya pencapaian elektrifikasi 100 persen di Jawa Timur, PLN Unit Induk Distribusi jawa Timur pun miliki beberapa program percepatan, salah satunya yakni Listrik Desa atau yang biasa disebut Lissa. Hingga Agustus 2019, terdapat 49 titik pembangunan Lissa yang masih berjalan dengan total rencana Jaringan Tegangan Menengah 93,36 kms, Gardu 6,0 MVA, Jaringan Tegangan Rendah 125,7 kms dan calon pelanggan sebanyak 3981. 

"Program percepatan ini merupakan upaya untuk melistriki desa-desa yang secara kondisi geografis sulit terjangkau dan membutuhkan investasi lebih besar," Senior Manager General Affairs  PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur  A Rasyid Naja.

Di sisi lain, PLN juga mengupayakan pembangunan PLTS Komunal untuk wilayah kepulauan, program bantuan Pasang Baru Listrik gratis melalui CSR PLN, serta kemudahan mendapatkan listrik untuk mendorong dan meningkatkan perekonomian lokal.kbc6

Bagikan artikel ini: