Anggaran untuk TNI dan Polri jadi yang terbesar di 2020, ini alasannya

Jum'at, 27 September 2019 | 06:25 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah mengalokasikan anggaran paling besar untuk Kementerian dan Lembaga yang mengurusi pertahanan dan keamanan pada 2020. 

Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (R-APBN) 2020 Kementerian Pertahanan diusulkan mendapatkan anggaran paling besar yakni mencapai Rp 127,4 triliun. Saat disahkan anggaran Kemenhan naik jadi Rp 131,2 triliun. Angka itu jauh lebih besar dari anggaran di tahun ini sebesar Rp 109,6 triliun.

Kepolisian Republik Indonesia juga menjadi lembaga yang mendapatkan anggaran terbesar ketiga tahun depan. Dalam R-APBN 2020 anggarannya diusulkan Rp 90,3 triliun, saat diketok berubah menjadi Rp 104,7 triliun.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani menerangkan, pemerintah memang sengaja mengalokasikan anggaran yang besar di bidang pertahanan. Tujuannya untuk mendukung pertahanan negara.

"Betul penambahan untuk di bidang pertahanan satu utamannya tadi untuk pemenuhan kebutuhan belanja negara kita pagu di 2019 ini ada pensiunan dari pda belanja reformasi birokrasi di TNI 70% berdampak pada belanja pegawai," ujarnya di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Kamis (26/9/2019).

Selain untuk belanja pegawai, anggaran itu juga dimaksudkan untuk belanja alat sistem senjata (alutsista). Anggaran juga digunakan untuk melakukan pemeliharaan alutsista.

Sementara untuk Kepolisian RI anggaran besar diberikan sebagai modal untuk antisipasi menjaga keamanan termasuk untuk penyelenggaraan Pilkada 2020. 

Tahun depan sendiri akan dilakukan Pilkada untuk 9 provinsi yang dilakukan serentak dengan pilkada tingkat kabupaten dan kota. Sedangkan pemilihan bupati dan wakil bupati akan dilaksanakan pada 224 kabupaten, dan untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota akan dilaksanakan pada 37 kota yang tersebar pada 32 provinsi. kbc10

Bagikan artikel ini: