Tinjau kemajuan Banyuwangi, KSP kompilasi strategi pembangunan daerah

Selasa, 24 September 2019 | 13:16 WIB ET

BANYUWANGI - Kantor Staf Kepresidenan (KSP) RI melakukan kunjungan ke Banyuwangi. Dipimpin Yanuar Nugroho, Deputi II KSP, rombongan staf presiden tersebut ingin mengompilasi strategi pengembangan daerah.

Yanuar mengatakan, salah satu tugas KSP adalah mendorong setiap daerah mencapai program Presiden Joko Widodo. Banyuwangi, menurut dia, adalah salah satu daerah di Indonesia yang bertahap mampu mengejawantahkan program tersebut.

“Saya rasa perkembangan Banyuwangi saat ini one of the best di Indonesia. Bukan sekadar skala ekonomi, tapi perkembangan daerah ini mampu menciptakan indikator pembangunan yang bagus. Seperti penurunan angka kemiskinan, ekonomi daerah yang bergerak. Kami kemari untuk lebih tahu cerita di balik layar perkembangan Banyuwangi akhir-akhir ini," kata Yanuar, Senin (23/9/2019).

Yanuar mengatakan, pihaknya sudah bertemu jajaran Pemkab Banyuwangi yang dipimpin Bupati Abdullah Azwar Anas serta melakukan diskusi kecil terkait pengalaman pengembangan Banyuwangi. 

“Itu menjadi perrtemuan yang menarik. Ini akan jadi masukan bagi KSP tentang praktik-praktik pengembangan daerah yang baik," kata Yanuar.

Rombongan KSP berada di Banyuwangi selama tiga hari, Sabtu-Senin (21-23 September 2019). Mereka mengunjungi sejumlah tempat pelayanan publik.  

“Praktik yang dilakukan Banyuwangi nyata sekali. Bagaimana transparansi dan pelayanan publik melalui Mal Pelayanan Publik dan Lounge Pelayanan Publik, dan bagaimana daerah ini menggerakkan ekonomi kreatifnya dengan berbagai program yang digelar. Menarik," kata Yanuar. 

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, pihaknya terus berupaya mendorong pengembangan daerah melalui strategi yang terfokus. ”Kalau tidak fokus, tidak akan berhasil. Pengennya mengembangkan semua sektor, tapi justru itu tidak akan berhasil. Makanya kami fokus ke sektor pariwisata sebagai lokomotif bagi penggerak sektor pertanian dan UMKM,” ujar Anas.

Anas berterima kasih kepada pemerintah pusat yang terus memberi ruang bagi daerah untuk melakukan inovasi-inovasi. 

“Sinergi pusat dan daerah jadi kunci wajib agar program-program di daerah bisa diakselerasi. Kami di daerah juga berupaya menerjemahkan arahan pemerintah pusat seoptimal mungkin. Misalnya, fokus Presiden Jokowi ke depan adalah soal SDM, maka kami di daerah langsung menyiapkan kebijakan pendukungnya,” ujarnya. 

Bagikan artikel ini: