Hercules TNI AU beraksi, hujan buatan pertama di Riau turun sejak sebulan dikepung asap

Jum'at, 20 September 2019 | 12:59 WIB ET

RIAU - Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang dilakukan di Dumai, Riau, membuahkan hasil. Hujan turun kurang lebih setengah jam pada Rabu, 18 September 2019.

"Operasi TMC di Riau berhasil menurunkan hujan di Dumai, tepatnya di Kelurahan Batu Teritip yang berbatasan dengan Rokan Hilir (Rohil). Hujan turun kurang lebih selama 30 menit dengan intensitas sedang," kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo di Jakarta, Kamis, 19 September 2019.

Modifikasi cuaca juga dilakukan di wilayah lain di Provinsi Riau. Garam disebarkan menggunakan pesawat Hercules C-130 milik TNI AU.

"Sedangkan di Riau pesawat Hercules C-130 melakukan penyemaian dengan menabur garam NaCl sebanyak 3.4 ton di daerah Dumai, Rohil, dan di Sumatera Utara di Padang Sidempuan, sesuai potensi pertumbuhan awan yang berpotensi menghasilkan hujan," ujar Agus.

Sedangkan di daerah Kalimantan Tengah penebaran garam dilakukan dengan pesawat CN 295. Penyebaran garam dilakukan sejak pukul 13.30 WIB hingga 15.45 WIB di Kabupaten Katingan, Palangka Raya, dan Kabupaten Kapuas.

"Pesawat itu terbang pada ketinggian 8.000 feet dan menghabiskan bahan semai garam NaCl sebanyak 1.500 kilogram," tutur Agus.

Penebaran garam akan terus dilakukan untuk menurunkan hujan di sejumlah daerah terdampak kebakaran hutan dan lahan.

"Operasi TMC akan terus dilakukan di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Disediakan tiga pesawat bantuan TNI yaitu dua di Pekanbaru dan satu di Palangkaraya," ucap Agus.

Bagikan artikel ini: