BNI gandeng BI sosialisasikan kewajiban rekening khusus DHE SDA bagi nasabah eksportir

Selasa, 17 September 2019 | 16:36 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Untuk mendukung implementasi Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 1 tahun 2019 tentang Devisa Hasil Ekspor dari Kegiatan Pengusahaan, Pengelolaan, dan/atau Pengolahan Sumber Daya Alam serta seperangkat regulasi pendukung lainnya, khususnya Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 21/3/PBI/2019 tentang Penerimaan Devisa Hasil Ekspor dari Kegiatan Pengusahaan, Pengelolaan, dan/atau Pengolahan Sumber Daya Alam, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) pro aktif mempersiapkan pengelolaan Rekening Khusus (Reksus) DHE SDA yang efektif.

BNI menggandeng Bank Indonesia selaku regulator menyelenggarakan kegiatan sosialisasi guna memberikan pemaparan lebih lanjut mengenai PBI No. 21/3/PBI/2019 kepada sekitar 80 nasabah eksportir BNI kategori SDA, khususnya di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

"Inisiatif penyelenggaraan kegiatan sosialisasi ini bertujuan selain untuk meningkatkan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam, juga untuk meningkatkan kerja sama dan pemahaman antara BNI dengan nasabah eksportir mengenai implementasi Peraturan Pemerintah dimaksud serta meningkatkan potensi bisnis terkait lainnya,” ujar Handoko Adi Nugroho, Pgs Pemimpin BNI Wilayah Surabaya, Selasa (17/9/2019).

Pemimpin Kelompok Trade Finance Divisi International BNI, Alfri Hamonangan  mengatakan, pihaknya secara aktif mendatangi nasabah kategori eksportir SDA. Selain itu, BNI juga melakukan pandampingan dalam pembukaan Rekening Khusus.

Elly Silitonga, Kepala Divisi Advisory Ekonomi dan Keuangan Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur pada kegiatan sosialisasi ini menegaskan, secara garis besar PBI DHE SDA ini antara lain kewajiban penerimaan DHE SDA melalui Rekening Khusus (Reksus) DHE SDA, pengaturan terkait pembukaan Reksus DHE SDA, transfer dana masuk dan transfer dana keluar Reksus DHE SDA, pengawasan serta pengenaan sanksi atas pelanggaran kewajiban DHE SDA, serta pengaturan waktu pemberlakuan ketentuan.

Sementara itu, salah seorang peserta sosialisasi ini, Poppy Dyah dari PT Domusindo Perdana, juga mengharapkan ada pertemuan lanjutan secepatnya dengan para pihak terkait, sehingga semua yang terimplementasi di lapangan, dapat diakomodasi dalam peraturan BI yang baru ini.

"Semisal dalam prakteknya, para ekportir seperti saya ini, blm tau, apakah memantau dana yang masuk dari DHE SDA ini saja, atau juga memantau saldonya," kata Poppy Dyah. kbc9

Bagikan artikel ini: