Grand Dharmahusada Lagoon ajak olahraga Pound Fit sambil berdonasi

Minggu, 15 September 2019 | 09:14 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pembangunan fasilitas menjadi prioritas bagi manajemen PT PP Properti Tbk dalam mengembangkan proyek-proyeknya. Tak terkecuali proyek apartemen Grand Dharmahusada Lagoon (GDL) di kawasan Surabaya Timur.

Meski pembangunan apartemen untuk tower masih berlangsung dan sudah pada lantai 14, namun sejumlah fasilitas sudah dibangun, seperti O2 Park, taman di sekitar proyek pembangunan superblok GDL yang terdiri atas tujuh tower untuk hunian, lifestyle mal, dan Dharmahusada Lagoon Avenue (DLA).

Project Director Grand Dharmahusada Lagoon, Nurjaman menuturkan, taman ini dikonsep menjadi wadah berbagai komunitas untuk bertemu. Dilengkapi dengan berbagai fasilitas, diantaranya Outside Stage atau panggung luar yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai pagelaran seperti live music. Selain itu, taman yang dibangun di lahan seluas satu hektar tersebut juga dilengkapi dengan mini golf dan mini fitness out door.

"Seperti yang kita gelar saat ini, dimana kita mengundang komunitas senam pilates untuk melakukan senam Pound Fit bersama. Dan taman ini terbuka bagi masyarakat, makanya kita siapkan fasilitas ini terlebih dulu," jelasnya di sela acara Soulful Pound Movement di area O2 Park GDL Surabaya, Sabtu (14/9/2019).

Pada acara tersebut, pihaknya juga melakukan program corporate social responsibility (CSR) dengan berdonasi untuk Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Cabang Surabaya. Langkah itu sebagai wujud kepedulian manajemen PP Properti untuk anak-anak penderita kanker.

Tak hanya PP Properti, puluhan peserta senam Pound Fit yang hadir juga ikut memberikan donasi untuk YKAKI.

Dalam kegiatan tersebut, 4 orang anak penderita kanker hadir bersama Ketua YKAKI Cabang Surabaya Annisa Mahsunaharun. Mereka mewakili sekitar 20 anak penderita kanker yang saat ini 'mondok' di YKAKI Surabaya.

Sementara itu terkait progress GDL, Nurjaman mengatakan, pembangunan tower I ditargetkan selesai pertengahan 2020 dan akan dilakukan serah terima akhir tahun 2020.

Saat ini, Nurjaman bilang, penjualan tower I sudah mencapai 85 persen atau 730 unit dari total 940 unit yang dibangun. "Yang tersisa tinggal 2 dan 3 bedroom, sedang yang studio sudah habis terjual. Harganya Rp 1,2 miliar untuk 2 bedroom dan Rp 1,8 miliar untuk 3 bedroom," jelasnya. kbc7

Bagikan artikel ini: