Belum kantongi restu, Merpati tak jadi terbang di tahun ini

Senin, 9 September 2019 | 19:58 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) menyebut BUMN maskapai PT Merpati Nusantara Airlines (Persero)  dipastikan belum bisa terbang tahun ini.

Sebelumnya maskapai penerbangan milik pemerintah tersebut direncanakan mulai menjalankan operasional pada pertengahan tahun ini.

"Tahun ini belum ada. Maksudnya, sampai sekarang penugasan dari Kementerian BUMN belum ada lagi. Tidak tahu nanti tahun depan bisa," ujar Corporate Secretary PT PPA Edi Winanto di Jakarta, Senin (9/9/2019).

Menurut dia, Merpati Airlines belum termasuk perusahaan yang pailit atau bangkrut. Pasalnya, Merpati masih berstatus Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). PKPU adalah prosedur yang dapat dilakukan debitur untuk menghindari kepailitan.

"Jadi, PKPU sebenarnya tidak ada jatuh temponya. Kalau misalnya PKPU itu tidak terlaksana sampai dengan batas waktu yang ditetapkan, kreditur yang keberatan bisa mengajukan pailit," ungkap dia.

Dia menambahkan, status akan berubah jika salah satu kreditur pemberi pinjaman mengajukan pailit.

"Contohnya, kreditur A dibayar berapa jumlahnya berapa. kreditur B akan dibayar kapan, jumlahnya berapa. Kalau itu sudah jatuh tempo dan belum dibayar baru kreditur yang bersangkutan bisa menentukan pailit," pungkas dia. kbc10

Bagikan artikel ini: