Kian diminati, KAI optimis angkut 450 juta penumpang di 2019

Jum'at, 6 September 2019 | 19:10 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI memproyeksikan bisa mengangkut sebanyak 450 juta penumpang sepanjang tahun 2019. Angka ini telah melampaui target yang sudah ditetapkan sebelumnya, yakni sebanyak 435,49 juta penumpang.

Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan, pihaknya lebih mengutamakan target penarikan penumpang dibanding pendapatan. Dia melaporkan, pada 2018 lalu KAI berhasil mengangkut sebanyak 425 juga penumpang.

"Menurut saya (angka pendapatan) enggak penting, yang penting kita bisa mengangkut penumpang. Tahun lalu 425 juta, tahun ini mungkin 450 juta penumpang," ujar dia di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Adapun jumlah penumpang kereta dari tahun ke tahun terus meningkat. Pada 2016, KAI mengangkut 352,3 juta penumpang, meningkat 12 persen menjadi 394,1 juta penumpang pada 2017, dan naik 8 persen dengan jumlah total 425 juta penumpang pada 2018.

Sebagai perbandingan, hingga Semester I-2019 terjadi peningkatan sebesar 2 persen dari periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pada Semester I-2019, PT KAI melayani 210,7 juta penumpang, sedangkan pada Semester I-2018 sebanyak 207 juta penumpang.

Lebih lanjut, Edi melontarkan, PT KAI tidak memprioritaskan pendapatan keuangan secara muluk-muluk. Paling tidak, itu mencapai target yang telah ditetapkan.

"Kalau kinerja seluruhnya, operasi sama keuangan, paling tidak memenuhi apa yang kita harapkan. Kalau keuangan paling tidak sampai bulan 6 ini memang keuntungan bersih di bawah laba paling bawah. Itu menunjukkan lebih baik dari tahun lalu, paling tidak lebih baik dari 2019," tuturnya. kbc10

Bagikan artikel ini: