Pembangunan box culvert segera rampung, Grand Pakuwon kebut banyak fasilitas

Kamis, 29 Agustus 2019 | 15:00 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Perusahaan pengembang peraih penghargaan The Most Innovative Company Property, Real Estate & Building Construction Sector pada IDX Channel Awards 2019, PT Pakuwon Jati Tbk atau Pakuwon Group terus menggenjot sejumlah fasilitas di proyek kota mandiri di Surabaya Barat, Grand Pakuwon.

Fasilitas-fasilitas yang akan dikembangkan di proyek seluas 400 hektare ini bukan saja dihadirkan bagi penghuni namun juga masyarakat umum.

Langkah ini seiring dengan mulai dikerjakannya kelanjutan dari proyek pembangunan box culvert di kawasan Jalan Tandes oleh Pemerintah Kota Surabaya.

Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi menuturkan, dengan dikerjakannya proyek infrastruktur box culvert hingga di depan pintu gerbang Grand Pakuwon, ke depannya jalan utama Grand Pakuwon akan menjadi 4 lajur. Dan membuat akses menjadi lebih cepat dan mudah, dimana hanya membutuhkan waktu 5 menit ke tol menuju Bandara Juanda atau akses tol lainnya, 15 menit ke Pakuwon Mall dan 25 menit ke pusat kota, Tunjungan Plaza.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Pemkot Surabaya yang aktif membangun infrastruktur, sehingga secara langsung ikut mempercepat pertumbuhan perekonomian di Surabaya," katanya di Marketing Gallery Grand Pakuwon Surabaya, Kamis (29/8/2019).

Pakuwon Group sendiri, lanjut dia, telah menyiapkan sejumlah fasilitas guna menyambut pengerjaan akses jalan baru tersebut, guna lebih memberikan keyakinan bagi masyarakat dan calon pembeli akan nilai investasi di proyek Grand Pakuwon.

Fasilitas yang sudah ada, yakni Food Junction seluas 6 hektare yang merupakan pusat kuliner, wahana permainan dan belanja di Grand Pakuwon akan menambah fasilitas di tahap 3, dengan cinema dan kebutuhan life style lain.

Dalam waktu dekat juga akan dibangun tiga sekolah yakni sekolah National Plus seperti SGS, Gloria, Sampoerna School, dan akan ada dua sekolah lagi yang menyusul.

Ke depan pihaknya juga akan membangun area komersial di atas lahan seluas 39 hektare, dimana di dalamnya akan dibangun superblok, mulai mal seluas 100.000 meter persegi, hunian vertikal, dan sebagainya.

Sementara fasilitas yang dihadirkan untuk penghuni di Grand Pakuwon adalah private Club House seluas 5000 M2 yang di dalamnya terdapat berbagai fasilitas seperti Swimming Pool, Thematic Children Play Ground, Multifunction Room, Sunset Deck, Gym, Multi sport Center dan sebagainya.

Tak hanya itu, bagi masyarakat yang tengah mencari rumah premium dengan kualitas terbaik dan fasilitas lengkap, saat ini Grand Pakuwon juga mengembangkan cluster luxurious terbaru, Brisbane. Selain mewah, rumah dua lantai ini juga memiliki fasilitas private club house.

"Menariknya, kita langsung membangun secara serentak 100 unit rumah di cluster ini, sehingga pembeli langsung bisa menempati, plus adanya promo mulai harga perdana, cash back, hongga hadiah smartphone," jelas Sutandi.

Ada beberapa pilihan tipe rumah di Brisbane, mulai luas tanah 7x16 m2 seharga Rp 2,7 miliar hingga terbesar luas tanah 18x18 m2 seharga Rp 7,8 miliar.

"Jadi ini adalah mpmentum untuk memiliki hunian di Pakuwon, karena selain harga yang masih kompetitif dan pilihan bunga KPR yang rendah, bisa dipastikan nilai investasinya sangat tinggi, karena harga akan terus naik ke depannya," ujar Sutandi didampingi Hario Utomo selaku Head of Marketing Pakuwon Group.

Sementara itu General Manager Finance Pakuwon Group, Fenny Loisa menambahkan, di tengah kecenderungan lesunya pasar properti setahun terakhir, kinerja Pakuwon Group justru masih positif di semester I tahun 2019. Hal inibterlihat dari laba perseroan yang masih tumbuh 37 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Pertumbuhan pendapatan terlihat dari recurring income perseroan yang mampu berkontribusi sebesar 51 persen dari total pendapatan," ulasnya.

Sementara jika dilihat dari penjualan rumah, high rise masih mendominasi sebesar 75 persen.

"Dengan banyaknya opportunity di semester dua ini dan sejumlah produk baru yang cukup diminati konsumen, kami optimistis target pendapatan sebesar Rp 2,5 triliun di tahun ini bisa tercapai," ujar Fenny. kbc7

Bagikan artikel ini: