Uji coba motor listrik, bisa sewa Rp2 juta per bulan

Kamis, 29 Agustus 2019 | 06:27 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah terus mendorong pemakaian kendaraan listrik di Tanah Air. Kali ini pemerintah siap meluncurkan pengoperasian motor listrik yang dimulai di Kota Bandung, Jawa Barat sebagai kota pertama uji coba.

Sebanyak 300 unit motor listrik produksi Panasonic, Honda, dan The New Energy and Industrial Technology Development Organization atau NEDO dari Jepang ini akan diuji coba oleh Gojek dan Grab, serta disewakan kepada masyarakat umum. Khusus untuk masyarakat umum, motor listrik ini disewakan dengan biaya Rp 2 juta per bulan, sudah termasuk baterai yang bisa diganti di stasiun pengisian.

"Jadi dengan launching ini akan dilakukan studi di Jawa Barat, nantinya kita harapkan Pemda DKI, Pemda Jabar maupun Bali akan menjadi pionir untuk launching motor listrik," jelas Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto usai menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Rabu (28/8/2019).

Airlangga menyebutkan, motor listrik ini memang belum dijual secara bebas karena harga jualnya yang mahal. Menurutnya, model yang diuji coba di Bandung ini baru purwarupa. Pemerintah masih akan mengkaji lagi model motor listrik yang nantinya bisa dijual bebas di Indonesia.

Dia menambahkan, produksi motor listrik di Tanah Air juga sejalan dengan dirintisnya pabrik baterai lithium di Morowali, Sulawesi Tengah.

Sebelumnya, Head of Public Policy Research and Advocacy Gojek, Ryan Eka Permana menyampaikan uji pakai yang dilakukan pengemudi sudah dimulai sejak Juli 2019 dan akan berakhir pada akhir Agustus ini di Jakarta.

Produksi motor listrik ini diperkuat dengan studi tentang kendaraan listrik oleh institusi R&D Indonesia, yang terdiri dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Udayana, Universitas Indonesia dan Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Kemenperin. kbc10

Bagikan artikel ini: