Bali siap kembangkan kambing Boerka

Minggu, 25 Agustus 2019 | 10:05 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian-Kementerian Pertanian di pertengahan tahun 2019 ini bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan mengembangkan kambing Boerka.

"Pengembangannya diawali di Desa Sanda, Kecamatan Pupuan dan Desa Mundeh Kangin, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan," ujar Kepala BPTP Bali Dr. I Made Rai Yasa dalam keterangan tertuli di Jakarta, Minggu (25/8/2019)

Kambing Boerka adalah kambing tipe pedaging yang merupakan hasil penelitian unggulan dari Loka Penelitian Kambing Potong (Lolit Kambing) Balitbangtan Sei Putih, Sumatera Utara.Kambing Boerka merupakan hasil persilangan dari Kambing Boer dan Kambing Kacang.

Kambing Boerka digolongkan sebagai pedaging unggulan yang memiliki bobot tubuh lebih besar dibandingkan dengan kambing lokal lainnya. "Kambing Boerka juga sangat adaptif di berbagai lingkungan sehingga sangat cocok untuk dikembangkan di masyarakat petani," terang I Made Rai.

I Made Rai menerangkan sebanyak l 100 ekor kambing Boerka didatangkan dari Loka Penelitian Kambing Potong (Lolit Kambing) Sei Putih, Sumatera Utara. Kambing-kambing tersebut merupakan bantuan langsung dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Ternak, Bogor. I Made Rai mengatakan kambing Boerka akan menjadi Inovasi ternak unggulan di sentra kopi robusta Kecamatan Pupuan.

Dikatakan BPTP Balitbangtan Bali bersama Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan akan terus mengawal perkembangan kambing Boerka di petani. "Petugas kami akan selalu mendampingi petani dalam pemeliharaannya, kesehatan dan lainnya. Sehingga, nantinya kambing boerka dapat berkembang dengan baik." jelasnya.

Nyoman Suyasa, Peneliti BPTP Bali yang ditugaskan membina peternak kambing di Bali mengatakan dari 100 ekor kambing yang didatangkan terdiri dari 12 ekor jantan dan 82 ekor betina. "Kambing ini akan dikembangkan oleh 4 kelompok ternak di Desa Sanda dan Mundeh Kangin, Tabanan," ujarnya. kbc11

Bagikan artikel ini: