Perkuat pembayaran digital, WhatsApp lobi perbankan di Indonesia

Rabu, 21 Agustus 2019 | 06:39 WIB ET

BANDUNG, kabarbisnis.com: WhatsApp diketahui tengah melakukan pembicaraan dengan beberapa perusahaan digital payment Tanah Air di mana perusahaan dikatakan menawarkan layanan transaksi mobile yang dimilikinya.

WhatsApp tengah melakukan pembicaraan dengan bank pelat merah Tanah Air, PT Bank Mandiri Tbk., yang mengoperasikan dompet digital LinkAja.

 

Artinya, ada kemungkinan Indonesia akan menjadi negara kedua di dunia di mana WhatsApp memperkenalkan pelayanan digital payment, setelah perusahaan memperkenalkan pelayanan sejenis di India.

 

Namun, berbeda dari India, di mana hal tersebut rencananya ditawarkan secara langsung untuk pelayanan pembayaran peer-to-peer, di Indonesia WhatsApp hanya akan menghadirkan layanan sebagai platform yang mendukung pembayaran digital via perusahaan dompet digital lokal.

 

Melansir Reuters, Selasa (20/8/2019), model layanan yang akan diterapkan di Indonesia kemungkinan juga akan dijadikan model untuk pelayanan sejenis yang nantinya diterapkan di negara-negara lain.

Ambisi WhatsApp masuk ke bisnis pembayaran digital di Indonesia datang setelah pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg mengumumkan rencana perusahaan untuk meluncurkan layanan pembayaran digital di sejumlah negara.

“WhatsApp tengah melakukan pembicaraan dengan sejumlah partner keuangan di Indonesia terkait layanan pembayaran tersebut, tetapi diskusi kami masih di tahap awal dan kami tidak bisa membagi apapun saat ini,” ujar juru bicara Facebook kepada Reuters, Selasa (20/08/2019).

Juru bicara LinkAja mengatakan, pihaknya tidak bisa mengkonfirmasi wacana ini. Sementara itu, WhatsApp dikatakan juga melakukan pembicaraan dengan Go-Jek, OVO dan DANA. Go-Jek, Bank Mandiri, OVO dan DANA hingga saat ini belum merespon kerja sama ini. kbc10

Bagikan artikel ini: