Tingkatkan kesadaran berasuransi, BPJS Ketenagakerjaan undang 155 perusahaan

Kamis, 15 Agustus 2019 | 20:10 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo kembali melakukan sosialisasi Program Jaminan Sosial yang diembannya. Kali ini, ada sekitar 155 perusahaan yang diundang guna memberikan pemahaman tentang pentingnya mengikuti sejumlah program yang diwajibkan, utamanya Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Dodo Suharto saat membuka acara menjelaskan bahwa tenaga kerja selalu mengalami risiko sosial dan ekonomi. Risiko sosial diantaranya kematian, kecelakaan kerja, dan hari tua risiko ini dapat mengakibatkan berkurangnya pendapatan. Hal ini berdampak negatif terhadap kesejahteraan keluarga. 

Untuk itu keberadaan BPJS Ketenagakerjaan ini sangat penting guna melindungi tenaga kerja dan keluarganya dari berbagai risiko tersebut. Ada 4 program yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pensiun (JP).

"Jadi kami itu melindungi seluruh rakyat yang bekerja. Kami ingin mencegah terjadinya kemiskinan baru di Jatim. Sampai Juli kami telah bayar klaim sebesar Rp 1,75 triliun dengan jumlah 175 ribu lebih kasus di seluruh wilayah Jatim," terangnya.

  

Pada acara hari ini juga diberikan santunan klaim JKK meninggal mendadak karyawan PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk KCP Surabaya Diponegoro, Widyah Henny Susanti. Santunan diberikan kepada ahli waris, suami korban, Dwi Prasetyo dengan total santunan sebesar Rp512,571 juta. Klaim JKK meninggal dunia juga diberiman kepada karyawan PT. Shelter Nusantara unit PT. Bayer, Nasrul Mukhsinin. Santunan diberikan kepada ahli waris, istro korban, Bella Muara Sandi dengan total santunan yang diterima sebesar Rp 128,158 juta.

Kepala Cabang Surabaya Darmo, Guguk Heru Triyoko mengatakan bahwa BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo selalu berinovasi dalam meningkatkan pelayanan. Hal ini terbukti dengan sinergisme yang harmonis dalam kerjasama dengan seluruh PLKK sebagai wujud nyata pemberian pelayanan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami KK-PAK. 

Ditambah lagi dengan perusahaan yang mendukung program Return to Work (Program Kembali Bekerja) sudah 1.089 perusahaan. Inilah bukti nyata BPJS Ketenagakerjaan siap memberikan Layanan Prima untuk kehidupan pekerja yang sejahtera.

"Untuk mempermudah peserta saat terjadi kasus, BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo telah bekerjasama dengan 57 PLKK yang terdiri dari 15 Rumah Sakit (RS) dan 42 Klinik kerjasama. Kami berharap seluruh pekerja mendapatkan pelayanan prima sesuai haknya sehingga kesejahteraan pekerja dapat benar-benar dirasakan," tambah Guguk Heru Triyoko.

Terkait kepesertaan, sampai dengan Juli 2019, kepesertaan Perusahaan aktif  BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Darmo adalah 5.298 perusahaan. Total tenaga kerja aktif untuk Penerima Upah (PU) sebanyak 133.636 tenaga kerja, untuk tenaga kerja aktif yang Bukan Penerima Upah  (BPU) sebanyak 8.108 tenaga kerja dan total Proyek Jakon aktif 729 proyek.

"Total klaim yang sudah dibayarkan sampai Juli 2019 sebanyak 10.737 klaim dengan total Rp. 127,46 Miliar. Pembayaran tersebut terdiri dari 8.632 klaim JHT sebanyak Rp 116,85 Miliar, 86 klaim JKM sejumlah Rp 2,50 Miliar, 1.367 klaim JKK total Rp. 7,68 Miliar dan 652 klaim JP sebesar Rp. 409,42 Juta," pungkasnya.kbc6

Bagikan artikel ini: