Tekan sampah, Danone gencarkan produk AMDK berbotol plastik daur ulang

Kamis, 8 Agustus 2019 | 08:26 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Danone-Aqua terus berkomitmen untuk menekan jumlah limbah plastik yang masih cukup tinggi. Perusahaan multinasional ini gencar meluncurkan air minum dalam kemasan (AMDK) dalam botol berbahan 100 persen daur ulang.

"Kami menargetkan pada 2025 dapat mencapai ambisi mengumpulkan lebih banyak plastik dari yang kami gunakan," kata Presiden Direktur Danone-Aqua, Corine Tap, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Pihaknya juga memastikan seluruh kemasan yang diproduknya dapat didaur ulang serta meningkatkan proporsi kontan daur ulang dalam botol menjadi 50 persen.

Corine menegaskan butuh sinergi untuk mewujudkan upaya tersebut, baik dari masyarakat maupun pemerintah.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Kementerian Perindustrian, Ngakan Timur Antara, mengamini pernyataan itu. Ngakan mengatakan penting untuk mengembangkan model manajemen ekonomi sirkular yang bisa melahirkan siklus ekonomi baru untuk masyarakat dan bermanfaat bagi lingkungan.

"Semoga ini bisa diikuti oleh perusahaan lain untuk mendorong ekonomi dan menjaga lingkungan tetap baik sehingga bumi tetap nyaman," kata Ngakan.

Danone-Aqua juga mengadakan pameran #BijakBerplastik yang menghadirkan berbagai kreasi berbahan dasar plastik bekas dari para seniman. Ika Vantiani, misalnya, membuat aksesori seperti anting dari potongan-potongan botol plastik air kemasan.

"Saya biasanya memang membuat barang dari sampah kemasan limbah," kata Ika, yang pernah membuat barang-barang dari meteran plastik. Mengolah sampah botol plastik susah-susah gampang, ujarnya. Mengguntingnya jadi bentuk yang diinginkan relatif mudah, yang jadi tantangan adalah merangkainya menjadi aksesoris cantik dan lebih bernilai.

Sementara Tam Illi membuat karya bertajuk "3D Flower Project", di mana mereka menyulap sampah plastik menjadi tas-tas yang dihiasi dengan bunga, semuanya dibuat dari plastik. Pameran yang berlangsung selama lima hari itu juga diikuti oleh seniman lain seperti Rebellionik dan Alfiah Rahdini.

Akan ada pula lokakarya tentang cara membuat karya berguna dan indah dari wadah plastik bekas. Hadir pula heySTARTIC dan Precious Plastic Indonesia, bisnis sosial yang sudah mendaur ulang sampah plastik menjadi produk bernilai. kbc10

Bagikan artikel ini: