Pertumbuhan ekonomi RI diprediksi maksimal 5,1% hingga akhir tahun

Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:29 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi hanya mampu tumbuh 5,1% hingga akhir 2019. Itupun harus dengan upaya maksimal di tengah melambatnya perekonomian dunia akibat perang dagang.

Pengamat Ekonomi Hendri Saparini mengatakan, melihat apa yang dikatakan Bank Indonesia (BI), bahwa ekonomi global pada semester II akan melambat. Maka bisa diprediksi laju pertumbuhan ekonomi RI berada di 5,1%.

"Itu juga tidak mudah. Kalau 5,2% tidak mungkin. 5,1% juga butuh upaya, tapi yang jelas kualitas pertumbuhan saat ini," ujarnya, dalam acara Pelatihan Wartawan Ekonomi, di Medan, Jumat (19/7/2019).

Dirinya menilai, sulitnya pertumbuhan ekonomi capai 5,2% pada semester II karena sekarang terjadi pergeseran. Pemilihan Umum (Pemilu) yang diprediksi mendorong konsumsi sekarang berubah.

"Belanja Pemilu bukan lagi makan, tempat dan tekstil. Semua pada pemilu sudah beralih ke digital. Itu jadi paket untuk kampanye," tuturnya.

Kemudian dari sisi Lebaran yang juga bisa mendorong ekonomi, ternyata dampaknya tidak besar. Masyarakat banyak yang mempersiapkan selain Lebaran untuk sekolah di tahun ajaran baru.

"Jadi potensi-potensi besar itu sekarang berubah. Dengan kondisi itu kenapa kita kurang percaya ekonomi bisa tumbuh 5,2%," tuturnya. kbc10

Bagikan artikel ini: