Kaum perempuan, naik Grab kini kian aman dengan fitur-fitur ini

Kamis, 18 Juli 2019 | 21:58 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Maraknya aksi kejahatan atau pelecehan terhadap penumpang atau mitra pengemudi angkutan online beberapa waktu lalu membuat masyarakat sedikit was-was jika ingin memanfaatkan layanan tersebut.

Oleh karena itu, guna memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi penumpang maupun mitra pengemudinya, khususnya kaum perempuan, everyday superapp terkemuka di Asia Tenggara, Grab gencar menyosialisasikan komitmen keamanan melalui beragam fitur yang dihadirkan.

City Manager Grab Surabaya, Dede Sadeli mengatakan, sebagai pelopor dalam menciptakan standar keamanan yang tinggi di Indonesia, Grab berkomitmen menjadi platform paling aman bagi seluruh pengguna.  

"Grab ingin menjawab tantangan keselamatan transportasi utama di Indonesia dengan menghadirkan fitur-fitur keselamatan terbaru yang diumumkan di Safety Roadshow yang kia gelar," katanya di sela Safety Roadshow yang digelar Grab di Surabaya, Kamis (18/7/2019).

Safety Roadshow dengan menggandeng Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) itu menjadi rangkaian acara yang diadakan Grab di empat kota, di mana sebelumnya telah dilaksanakan di Bandung setelahnya menyusul kota Medan dan Makassar. 

Dipaparkan Dede, fitur-fitur yang dihadirkan tersebut merupakan bagian dari Roadmap Teknologi Keselamatan, untuk mencapai “nol insiden” pada jumlah kecelakaan yang dapat dicegah dan menciptakan keseharian yang lebih aman.

Tak cuma itu, Safety Roadshow juga menghadirkan Edukasi Perlindungan Penumpang dan Mitra Pengemudi Perempuan di Transportasi Online bagi para mitra pengemudi Grab di Surabaya oleh Komnas Perempuan.

Berdasarkan data di Grab, saat ini jumlah mitra pengemudi perempuan di seluruh Indonesia sekitar 10-20 persen dari keseluruhan mitra pengemudi baik untuk GrabBike maupun GrabCar. Sedangkan jumlah penumpang perempuan bahkan lebih mendominasi atau sekitar 60 persen dari total pengguna jasa Grab.

“Maka dari itu, dalam kesempatan kali ini, kami juga memperkenalkan fitur keselamatan terbaru yang termasuk dari inisiatif Roadmap Teknologi Keselamatan ditujukan untuk meminimalisir insiden yang bisa sepenuhnya dicegah, mengurangi kecelakaan, dengan menciptakan kebiasaan baru yang mengutamakan keselamatan," ulas Dede.

Komisioner Komnas Perempuan, Masruchah menambahkan, kolaborasi dengan Grab dalam Safety Roadshow merupakan bagian dari kerja sama yang telah diinisiasi sejak akhir tahun lalu. Pihaknya mengaku juga telah memberikan masukan kepada Grab agar bisa berupaya maksimal mencegah kekerasan terhadap perempuan, terutama kekerasan seksual yang dialami saat berpergian.

"Kami tentu sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Grab dengan para ahli di bidangnya demi meningkatkan keselamatan dan perlindungan perempuan. Karenanya, kami berharap Safety Roadshow kali ini memberikan ilmu baru yang bisa diimplementasikan oleh penumpang dan mitra pengemudi, baik laki-laki dan perempuan, agar bisa menciptakan perjalanan yang lebih aman dan nyaman," ujarnya.

Lantas fitur keselamatan apa saja yang dihadirkan Grab untuk keamanan dan kenyamanan penumpang maupun mitra pengemudinya?

Pertama, adalah penyamaran nomor telepon pemanggil (Number Masking). Melalui fitur ini, Grab akan menggunakan nomor telepon virtual dalam setiap perjalanan yang dilakukan melalui aplikasi, sehingga mitra pengemudi dan penumpang tidak akan memiliki akses kepada nomor telepon pribadi masing-masing. Fitur ini telah diluncurkan untuk seluruh layanan transportasi Grab di seluruh Indonesia.

Kedua adalah Free Call (VoIP), yang akan memberikan panggilan gratis dalam aplikasi Grab. Selain menjaga keamanan dan privasi, fitur ini juga akan memberikan kemudahan komunikasi setelah penumpang memesan kendaraan.

Ketiga, Verifikasi Wajah Pelanggan dan Pengemudi Melalui Swafoto. Pada fitur ini, penumpang yang tergabung dalam Grab untuk pertama kalinya harus melakukan verifikasi wajah secara langsung sebagai bentuk identifikasi sebelum mereka memesan kendaraan mereka untuk pertama kalinya. Pengemudi juga diwajibkan melakukan verifikasi wajah secara berkala untuk dapat masuk ke dalam aplikasi mereka. 

Fitur keempat adalah tombol darurat (SOS Button), yang memungkinkan para penumpang untuk mendaftarkan 3 kontak darurat dalam aplikasi Grab. Apabila terjadi keadaan darurat saat melakukan perjalanan bersama Grab, penumpang dapat menekan tombol ‘DARURAT’ dan sistem Grab akan secara otomatis mengirimkan pesan peringatan kepada kontak darurat yang sudah didaftarkan sebelumnya atau memberikan notifikasi kepada tim Customer Experience Grab yang akan segera menghubungi penumpang.

Kelima adalah fitur bagikan lokasi perjalanan (Share My Ride), dimana penumpang dapat membagikan tautan yang terhubung pada perjalanannya bersama Grab kepada orang-orang terdekat yang dapat dipantau secara real-time.

Dede menambahkan, Grab saat ini menyediakan layanan dengan jangkauan terluas di Asia Tenggara di 338 kota yang tersebar di 8 negara dengan lebih dari 152 juta unduhan aplikasi, termasuk Indonesia tempat Grab beroperasi di 224 kota dari Sabang hingga Merauke. kbc7

Bagikan artikel ini: