Modalku tawarkan pinjaman modal hingga Rp10 juta untuk warung kecil

Rabu, 3 Juli 2019 | 15:57 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Penyedia jasa pendanaan digital atau fintech peer to peer lending (fintech P2P lending) Modalku terus berinovasi dalam penyaluran modal usaha kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kali ini, Modalku tengah memperluas cakupan dengan menyasar untuk pinjaman kepada warung-warung kecil.

Co-Founder and Chief Operating Officer of Modalku, Iwan Kurniawan, mengatakan penyaluran modal kepada warung-warung kecil ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam hal pengembangan bisnis. Selama ini, menurut dia, para usaha kecil mikro ini juga masih kesulitan untuk mendapat pendanaan.

"Di mana di Jabodetabek sepertiga mereka tidak punya rekening bank. Banyak sekali usaha mikro belum punya akses seperti rekening. Jadi intinya kami punya produk luar biasa degan struktur 6 bulan 1 tahun. Kami punya impian support UKM warung warung," jelasnya di Jakarta, Rabu (3/7/2019).

Iwan menambahkan, sejauh ini memang pihaknya baru menyasar untuk UKM di Jabodetebek, dan Jawa. Namun, secara jumlah total, dirinya belum bisa memastikan angkanya.

Di tempat yang sama, Chief Executive Officer (CEO) Modalku, Reynold Wijaya mengatakan, rata-rata jumlah pinjaman untuk warung-warung kecil ini tidak begitu besar yakni diantara Rp5 juta sampai dengan Rp10 juta. Dengan tenor hitungan bulan atau kurang dari satu tahun.

"Soalnya memang dia lebih berisiko, jadi kita atur risikonya. Karena kita juga tidak bisa kan kasih dan uangnya tidak balik," katanya.

Sekadar diketahui, hingga Semester I-2019, Group Modalku telah melakukan pencairan kredit modal usaha sebesar Rp7 triliun bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Asia Tenggara, termasuk Singapura, Malaysia dan Indonesia. Dari jumlah tersebut, Indonesia merupakan kontributor terbesar terhadap nilai total pencairan dengan nilai sekitar Rp4 triliun. kbc10

Bagikan artikel ini: