Jelang Munas HIPMI, pengurus Jatim sampaikan pesan penting ini calon ketum

Senin, 24 Juni 2019 | 11:51 WIB ET

SURABAYA - Jajaran pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur kembali menggelar pertemuan dengan calon ketua umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI yang bakal bersaing merebut kursi HIPMI-1 pada Munas 31 Juli mendatang. Pertemuan yang terbaru digelar bersama calon ketum Mardani H. Maming di Surabaya, Sabtu (22/7/2019).

“HIPMI Jatim memang menjadwalkan bergiliran untuk pertemuan dengan empat calon ketum HIPMI. Kita kemas dalam acara “Sambung Rasa”. Mengapa “Sambung Rasa”, karena kami ingin semua pengusaha muda terkoneksi dalam kolaborasi jangka panjang. Maka yang dirajut adalah “rasa”, bukan relasi jangka pendek hanya untuk kepentingan pemilihan ketua umum baru,” ujar Ketua Umum HIPMI Jatim Mufti Anam.

Sebelum bertemu dengan caketum Mardani H. Maming, pertemuan serupa digelar dengan caketum Akbar Himawan pekan lalu. Akan ada dua pertemuan lagi dengan dua caketum lainnya, yaitu Ajib Hamdani dan Bagas Adhadirga, dalam waktu dekat.

Mufti Anam mengatakan, dalam pertemuan dengan para caketum, HIPMI Jatim tidak bicara dukungan orang per orang. Karena bagi HIPMI Jatim, Munas ke depan sepatutnya bukan hanya ajang untuk memilih ketua umum baru. Yang jauh lebih penting adalah memantapkan konsolidasi pengusaha muda untuk menghadapi era baru industri yang penuh disrupsi dan berpotensi melindas UMKM-UMKM anggota HIPMI yang belum siap berubah.

Sesuai pesan Presiden Jokowi, lanjut Mufti, HIPMI ke depan perlu memperkuat daya saing pengusaha muda terutama di daerah. Hal itu bisa dilakukan dengan digitalisasi dan advokasi kebijakan yang relevan.

“HIPMI harus menjadi pendorong pemerataan ekonomi setelah Pak Jokowi menggenjot pembangunan infrastruktur. Hal itu sudah dilakukan ketua umum saat ini, Bang Bahlil Lahadalia, dan harus diperkuat ketua umum berikutnya. Pekerjaan rumahnya itu, dan tentu bukan hal mudah,” ujar anggota DPR RI terpilih 2019-2024 tersebut.

Mufti menambahkan, pemerataan ekonomi penting untuk memastikan pembangunan yang masif di era Presiden Jokowi bisa berdampak bagi pengusaha muda di daerah.

"Jadi bukan cuma membangun di daerah, tapi kuenya dibawa ke pusat. Kawan-kawan HIPMI di pusat, terutama para caketum, harus memahami aspirasi pengusaha muda di daerah ini," jelasnya.

“Intinya, HIPMI Jatim akan mendesak empat caketum HIPMI untuk mengawal agenda pemerataan ekonomi dan peningkatan daya saing pengusaha muda daerah. Itu pesan yang kami sampaikan ke para caketum,” pungkas Mufti Anam.

Sementara itu, Caketum HIPMI Mardani H. Maming merespons positif pertemuan dengan jajaran HIPMI Jatim. “Silaturahim ini menjadi media untuk menyamakan persepsi, membangun komunikasi untuk sama-sama bekerja mengembangkan kewirausahaan di kalangan anak muda,” ujar Mardani.

Bagikan artikel ini: