Konektivitas transportasi di Gerbang Kertasusila, Khofifah impikan MRT hingga LRT

Rabu, 19 Juni 2019 | 06:11 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menginginkan adanya konektivitas transportasi umum antar daerah-daerah satelit yakni Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan (Gerbang Kertasusila). Rencana ini diatur dalam Peraturan Presiden yang saat ini masih disusun.

Khofifah mengatakan ada opsi pembangunan transportasi perkotaan modern yang akan dibangun di kota-kota besar di Jawa Timur seperti MRT hingga LRT. Sebelum masuk ke rencana jangka panjang tersebut, saat ini pihaknya memprioritaskan penambahan gerbong kereta komuter yang beroperasi di Jawa Timur.

"Kami berharap ini akan mendapat percepatan pada proses pentahapannya, termasuk di dalamnya opsi kemungkinan LRT, MRT, atau kemungkinan menambah dulu gerbong-gerbong komuter. Karena itu memang sudah kebutuhan yang mendesak bagi gerbang Kertasusila," katanya di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2019).

Adapun pembangunan MRT kata dia bisa menghabiskan biaya hingga Rp 1,2 triliun per kilometer (km). Sedangkan LRT mencapai Rp 426 miliar per km.

Dia bilang rencana ini dibawa terlebih dahulu ke Bappenas untuk disusun cetak birunya. Termasuk pola pembiayaannya. 

"Ini sudah beberapa kali saya melaporkan dan ini sudah semakin detail. Menurut saya sudah saatnya menyampaikan kembali karena raperpres sudah disampaikan oleh Menko Perekonomian," katanya. kbc10

Bagikan artikel ini: