Stok pupuk bersubsidi di Jatim dilipatgandakan hingga 3 kali

Sabtu, 25 Mei 2019 | 14:30 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Pupuk Indonesia Persero menyiapkan stok pupuk bersubsidi hingga tiga kali lipat di Jawa Timur guna mengantisipasi kebutuhan di Libur Lebaran. Jumlah stok pupuk bersubsidi sebesar 411.378 ton ini merupakan terbesar di seluruh Indonesia.

Kepala Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia Wijaya Kusuma mengatakan, stok pupuk untuk kebutuhan Jatim. Menurut Wijaya, Pupuk Indonesia mendapat penugasan dari Kementerian Pertanian untuk mendistribusikan pupuk bersubsidi untuk kebutuhan Jatim di tahun 2019 ini  sebesar  2.837.309  juta ton atau total dari kebutuhan nasional sebesar 8,8 juta ton.

Untuk stok pupuk  urea di Jatim per 24 Mei ini, sebut Wijaya sebesar 142.780 ton,NPK 123.182 ton dan SP 36 sebanyak 23.780 ton.Sementara untuk ZA 56.959 ton dan organik 64.676 ton.

Selain di Jatim, stok pupuk terbesar berada di Jabar sebesar 149.527 ton serta Jateng 146.172 ton dan Lampung 95.295 ton. Adapun untuk stok pupuk subsidi nasional  sebanyak 1,32 juta ton itu terdiri dari 489.999 ton urea,kemudian NPK 387.135 ton, ZA 148.135 dan SP 36 sebesar 142.430 ton juga organik 152.379 ton.

Menurut Wijaya, stok tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi dari aturan angkutan Lebaran 2019 yang diberlakukan sejak tanggal 13 Mei hingga 2 Juni dan 8-10 Juni mendatang. “Jumlah yang kita siapkan di lini III dan IV ini  tiga kali lipat dari biasanya. Stok ini cukup sampai kebutuhan tiga bulan ke depan sehingga kami pastikan jumlah ini dapat memenuhi kebutuhan petani sehingga petani tidak terjadi kekurangan pupuk terutama masa liburan,”ujar Wijaya di Jakarta, kemarin.

Wijaya menambahkan dalam penugasan menyalurkan pupuk bersubsidi , Pupuk Indonesia mengikuti aturan yang ditetapkan Permendag Nomor 15 tahun 2013 stok pupuk bersubsidi harus tersedia untuk memenuhi kebutuhan hingga dua pekan. Namun untuk menghindari kelangkaan pupuk dan agar petani lebih mudah dan cepat menerima pupuk bersubsidi, pihaknya meningkatkan ketersediaan stok hingga dua kali lipat baik di lini III (gudang yang berlokasi di Kabupaten) dan Lini IV (Kios Resmi).

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah , stok pupuk bersubsidi yang disalurkan oleh Pupuk Indonesia disesuaikan alokasi pupuk di masing-masing provinsi.”Beberapa wilayah akan memasuki musim tanam setelah Lebaran ini sehingga kita pastikan stok pupuk yang kami siapkan dapat memenuhi kebutuhan petani di musim tanam,” pungkasnya.kbc11

Bagikan artikel ini: