Nih, cara mencuci celana jins agar tetap awet dan nyaman dipakai

Selasa, 21 Mei 2019 | 15:18 WIB ET

LEBARAN sebentar lagi. Tentu semua ingin tampil keren. Salah satunya tetap menjaga tampilan pakaian kita meski tidak harus baru.

Salah satu jenis pakaian yang hingga kini tetap disukai oleh tua atau muda, laki-laki atau perempuan adalah celana jins. Jenis pakaian ini memang selalu serasi dan tak membosankan untuk dipadupadankan dengan busana apa saja. Ya, meski dipakai setiap hari, celana jins tetap jadi andalan untuk semua orang saat beraktivitas.

Celana yang dominan dengan warna biru ini sangat cocok untuk dipadukan dengan berbagai jenis pakaian, mulai dari kaos hingga kemeja formal. Modelnya yang beragam juga membuat celana jins lebih nyaman untuk dipadukan dengan berbagai jenis pakaian.

Namun sebagian orang acapkali malas atau kurang mengerti bagaimana merawat celana jins. Nah, berikut dipaparkan cara merawat celana jins agar awet dan tidak cepat belel.

1. Cuci dengan cara dibalik

Apakah Anda sering merendam celana jins sebelum mengucek dan menghilangkan noda? Anda bisa mencuci celana dengan membaliknya terlebih dahulu. Pastikan untuk menjaga warna celana jins agar tetap awet dengan mengurangi kontak langsung kain celana dengan deterjen.

Jika celana jins  Anda dibalik saat hendak direndam, setidaknya campuran air dan deterjen tidak akan membuat warna celana jadi pudar. Selain itu, bagian dalam celana yang terkena kulit secara langsung juga akan bersih optimal karena sudah direndam dengan baik.

2. Cuci setelah 5-10 kali dipakai

Ada yang bilang kalau celana jins tidak boleh terlalu sering dicuci. Ya, benar kok. Pencucian celana jins yang terlalu sering akan membuat warnanya pudar sehingga lebih cepat belel saat dipakai. Namun, jangan anggap warna gelap yang biasanya dominan pada celana jins bisa menyembunyikan noda dan kotoran yang menempel. Jadi, jangan sampai celana Anda tidak dicuci berbulan-bulan hanya untuk mempertahankan warnanya.

Meskipun tidak dicuci berbulan-bulan, warnanya akan tetap pudar terkena sinar matahari dan pengaruh suhu lingkungan. Untuk itu, Anda tetap harus mencuci celana jins secara rutin. Langkah ini akan menghilangkan noda dan kotoran yang terlihat sehingga Anda tetap nyaman menggunakan celana jins untuk beraktivitas.

3. Hindari pencucian dengan mesin cuci

Mencuci celana jins dengan tangan memang lebih melelahkan, tapi mencuci celana jins memakai mesin cuci terlalu sering juga tidak baik loh. Putaran mesin cuci yang terlalu kencang bisa merusak bahan celana jins sehingga bahannya jadi melar atau bahkan rusak.

Jadi, sebisa mungkin kurangi pencucian celana jins dengan mesin. Cukup rendam terlebih dahulu selama 15-30 menit, kucek bagian yang kotor dengan menggunakan tangan, bilas hingga tidak ada sisa deterjen yang menempel.

4. Jangan diperas

Memeras celana jins memang butuh tenaga ekstra, tapi air yang menyerap pada celana akan hilang dengan lebih efektif dengan cara menggulung dan menekan hingga air keluar. Selain itu, celana jins yang dipelintir saat diperas juga akan lebih cepat merusak bagian seratnya. Tentunya Anda tidak mau celana kesayangan jadi tidak nyaman karena seratnya terkoyak, kan?

5. Hindari sinar matahari langsung

Menjemur celana jins di bawah sinar matahari langsung memang akan membuatnya lebih cepat kering. Namun, warnanya akan semakin cepat pudar. Jadi, sebaiknya cukup jemur di tempat panas dengan cara digantung agar semua bagian celana kering merata. Tetap jemur dalam keadaan terbalik sehingga Anda bisa memastikan bagian dalam celana kering sempurna saat dipakai.

Nah, mencuci celana jins juga harus dilakukan dengan menggunakan air bersih yang berkualitas. Penggunaan air PDAM lebih disarankan ketimbang air sumur. Jangan lupa untuk bayar pdam online agar pakaianmu bisa dibersihkan dengan jumlah air yang cukup dan tidak diputus tiba-tiba akibat lupa bayar. kbc7

Bagikan artikel ini: