Bukan hanya WhatsApp, hacker juga incar aplikasi lain

Jum'at, 17 Mei 2019 | 10:27 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: WhatsApp telah mengonfirmasi bahwa celah keamanan dalam aplikasi memungkinkan penyerang menginstal perangkat lunak spyware pada smartphone target mereka. Hal ini membuat sekira 1,5 miliar pengguna WhatsApp khawatir apakah aplikasi milik Facebook Inc tersebut masih aman.

Dilansir dari laman BBC, Kamis (16/5/2019) tidak hanya WhatsApp, aplikasi apapun kabarnya mengandung kerentanan keamanan yang membuat smartphone dapat dikendalikan penyerang.

Para pakar keamanan, Dr Baker juga menyebutkan bahwa tidak ada jaminan aplikasi chat selain WhatsApp tidak akan mengalami kesalahan keamanan yang sama. Dia mengatakan jika orang-orang khawatir data dapat dicuri dari komputer mereka, salah satu opsi adalah lepaskan sepenuhnya dari internet.

"Langkah tersebut menghentikan peretas jarak jauh untuk mengakses mesin. Itu menghentikan peretas jarak jauh mengakses mesin - tetapi bahkan celah udara tidak akan menghentikan penyerang dengan akses fisik ke perangkat," kata Barker.

Barker juga menekankan pentingnya menginstal pembaruan perangkat lunak untuk aplikasi dan sistem operasi. "WhatsApp mendorong pembaruan dan konsumen mungkin tidak menyadari bahwa perbaikan keamanan sering dimasukkan dalam pembaruan," katanya.

Dia menyerankan seharusnya WhatsApp lebih membantu pengguna dengan menjelaskan pembaruan terbaru dan lebih cepat mengumumkan adanya serangan siber.

"Orang-orang perlu disadarkan bahwa pembaruan sangat penting. Semakin cepat kita dapat memperbarui aplikasi kita, semakin aman kita," kata Barker.

Berikut langkah-langkah keamanan sederhana untuk diingat:

  1. Instal pembaruan keamanan aplikasi dan sistem operasi.
  2. Gunakan kata sandi yang berbeda untuk setiap aplikasi atau layanan.
  3. Jika memungkinkan, aktifkan otentikasi dua langkah untuk menghentikan penyerang masuk ke akun.
  4. Hati-hati dengan aplikasi apa yang Anda unduh.
  5. Jangan mengklik tautan dalam email atau pesan yang tidak Anda harapkan.

kbc10

Bagikan artikel ini: