PUPR pastikan tol 1.468 Km di Trans Sumatera dan Jawa siap dilewati pemudik

Senin, 6 Mei 2019 | 16:59 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan jika jalan tol sepanjang 1.468 kilometer siap digunakan untuk melayani kegiatan mudik dan balik Lebaran 2019. Tol tersebut berada di dua wilayah.

Pertama, sepanjang 965 kilometer terdapat di Jawa. Tol tersebut merupakan bagian dari Tol Trans Jawa. Kedua, sepanjang 503 kilometer terdapat di Tol Trans Sumatera. 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan untuk Tol Trans Sumatera, ruas tol yang bisa digunakan untuk mudik nanti terdiri dari tol yang sudah operasional sepanjang 278 kilometer, seperti Bakaheuni-Terbanggi Besar sepanjang 140 kilometer, Palembang-Indralaya sepanjang 21,93 kilometer, Medan-Binjai Seksi 2 dan 3 sepanjang 10,46 kilometer, Medan-Kualanamu-Tebing Tonggi sepanjang 62,11 kilometer dan Belawan-Medan-Tanjung Morawa sepanjang 42,7 kilometer.

Selain yang sudah operasional, ia mengatakan ada juga tol yang masih bersifat fungsional sepanjang 225 kilometer.  Tol tersebut adalah, Terbanggi Besar - Pematang Panggang 189 km, Kayuagung-Palembang-Betung 33 km, dan Medan - Binjai Seksi 1 2,8 km. 

Selain tol, Basuki mengatakan sejumlah ruas jalan nasional juga dalam kondisi mantap dan siap digunakan untuk mudik. Di Jawa total panjang jalan nasional yang siap digunakan mencapai 4.407kilometer.

Jalan tersebut terdapat di lintas utara Jawa sepanjang 1.341 kilometer, tengah sepanjang 1.197 kilometer, selatan sepanjang 888 kilometer dan pantai selatan Jawa sepanjang 981 kilometer.

Kondisi jalan tersebut cukup bagus dengan tingkat kemantapan mencapai 83 persen sampai dengan 98 persen. Basuki mengatakan tidak hanya menyiapkan jalan yang bagus, agar kegiatan mudik dan balik Lebaran 2019 bisa lebih nyaman pihaknya juga menyiagakan 10 Mobile Toilet Unit (MTU), 11 unit Bis Toilet, 19 unit mobil tinja, dan 42 unit Mobil Tangki Air di rest area di jalan Tol Trans Jawa. 

"Kami juga menyiapkan tempat istirahat (TI)/Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di Jalan Tol Trans Jawa sebanyak 71 unit rest area (55 rest area operasi dan 16 rest area konstruksi) yang ada di setiap jarak 20 kilometer," katanya seperti dikutip dari website Kementerian PUPR, Senin (6/5/2019).

Selain itu pihaknya juga menyiagakan Tim Tanggap Bencana dalam rangka mengantisipasi keadaan darurat (banjir, genangan air, dan tanah longsor) pada titik-titik rawan bencana. 

Untuk kelancaran dan kenyamanan arus mudik, Basuki juga mengatakan seluruh pekerjaan perbaikan dan pembangunan jalan baik tol maupun non tol akan dihentikan pada H-10 Lebaran hingga H+10 Lebaran. 

Proyek yang dihentikan tersebut salah satunya pembangunan Jalan Tol Layang Cikampek II. Dengan penghentian tersebut jumlah lajur akan difungsikan seperti semula;  empat lajur untuk masing-masing arah.

"Pada lokasi pekerjaan Jalan Tol Layang Cikampek II akan dikembalikan 4 lajur dan dibersihkan. Untuk antisipasi kemacetan, kami juga tengah mengkaji dampak dari pemindahan Gerbang Tol Cikarang Utama ke GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama yang bertujuan memecah arus kendaraan yang ke menuju Tol Cikampek-Palimanan dan yang ke Tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi," katanya. kbc10

Bagikan artikel ini: