Penjualan iPhone di kuartal I, ini kata bos Apple

Kamis, 2 Mei 2019 | 07:41 WIB ET

NEW YORK, kabarbisnis.com: Penjualan ponsel pintar (smartphone) keluaran Apple, iPhone dikabarkan merosot ke level terendah pada kuartal yang berakhir pada Maret 2019. Namun demikian, angka penjualan iPhone menunjukkan tanda-tanda stabilisasi.

Dikutip dari BBC, Rabu (1/5/2019), Apple menyatakan pendapatan dari iPhone merosot 17 persen menjadi US$31 miliar atau setara sekira Rp 441,7 triliun.

Meski begitu, CEO Apple Tim Cook menyatakan penjualan lebih kuat hingga akhir Maret 2019. Ini termasuk penjualan di China di mana Apple memangkas harga iPhone untuk menggenjot permintaan.

Apple pun menaikkan outlook kinerja keuangannya untuk kuartal yang berakhir di bulan Juni 2019. Ini membuat saham Apple melesat 5 persen pada perdagangan Selasa (30/4/2019) waktu setempat.

Sebelumnya, Apple telah memperingatkan terkait kinerja penjualan iPhone pada tahun ini. Apple menyoroti kondisi penjualan di China di mana Apple menghadapi persaingan dengan rival-rival lokalnya seperti Huawei dan Xiaomi.

Kepada Reuters, Cook menyatakan perbaikan permintaan Apple hingga Maret 2019 dan produk-produk lainnya seperti Apple Watch memberikan keyakinan bahwa kondisi berangsur membaik.

Apple menaikkan outlook pendapatan untuk kuartal ketiga berkisar antara 53,5 miliar dollar AS hingga 54,5 miliar dollar AS. Untuk kuartal hingga Maret 2019, total penjualan Apple mencapai 58 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 826,2 triliun.

Akan tetapi, angka tersebut berada di bawah total penjualan pada kuartal II tahun lalu yang mencapai 61 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 868,9 triliun. Meski permintaan membaik di China, penjualan di negara tersebut masih turun 20 persen.

Laba pada kuartal kedua pun merosot ke 11,5 miliar dollar AS, dibandingkan 13,8 miliar dollar AS pada periode yang sama tahun lalu. kbc10

Bagikan artikel ini: