Jelang pencoblosan, jumlah penumpang kereta api melonjak tajam

Selasa, 16 April 2019 | 16:37 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Besok, masyarakat Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi. Sejumlah warga yang bekerja di luar kota bergegas pulang untuk bisa memberikan suaranya dalam Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif besok.

Hal ini membuat jumlah penumpang di sejumlah moda transportasi mengalami kenaikan signifikan, seperti yang terjadi pada moda transportasi Kereta Api (KA).

Berdasarkan data penjualan tiket pada hari ini, Selasa (16/4/2019) pada pukul 13:00 wib, jumlah penumpang kereta api jarak menengah/jauh di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya mencapai 19.111 penumpang.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto mengatakan bahwa jumlah tersebut terdiri dari penumpang kelas eksekutif 5.348 penumpang, kelas bisnis 743 penumpang, dan 13.020 penumpang untuk kereta api jenis ekonomi.

“Jumlah ini naik 20 persen dibandingkan dengan jumlah penumpang pada kondisi weekend yang bisa mencapai 14 ribu hingga 16 ribu penumpang per harinya. Sementara untuk kondisi jumlah penumpang pada hari - hari biasa berjumlah antara 10 ribu hingga 12 ribu penumpang per harinya,” terang Suprapto di Surabaya, Selasa (16/4/2019).

Guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada libur pencoblosan pemilu dan libur Wafat Isa Al Masih, pihak PT KAI Daop 8 Surabaya akan menambah 1 gerbong kereta eksekutif pada perjalanan KA Turangga (Surabaya Gubeng - Bandung) dan KA Sancaka (Surabaya Gubeng - Yogyakarta). Selain itu, juga ada 2 perjalanan KA tambahan yang beroperasi di koridor Gubeng - Malang dan Malang - Gubeng.

Sementara untuk jumlah penumpang KA lokal pada hari ini diprediksi bisa mencapai jumlah 20.000 penumpang. Angka ini sama dengan kondisi penumpang KA Lokal pada saat kondisi weekend yang mencapai 20.000 penumpang per hari.

Untuk menjamin rasa aman bagi para penumpang menjelang pencoblosan pemilu, pihak PT KAI Daop 8 mendapat tambahan tenaga keamanan sebanyak 12 personil, fo samping 601 tenaga keamanan dari internal yang sudah ada (163 Polsuska, 433 Security dan 5 Pembina dari Polda Jatim). Tenaga keamanan ini selanjutnya akan disebar untuk tenaga keamanan di stasiun, di atas kereta, dan di jalur-jalur rel secara mobile.

“12 tenaga tambahan keamanan selama masa pemilu ini, akan disebar masing-masing 4 personil di Stasiun Gubeng, Stasiun Pasar Turi dan Stasiun Malang,” tambahng.

Adapun dominasi tujuan penumpang dari KA Menengah/Jauh di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya diantaranya Jakarta, Bandung, Jember, Yogyakarta dan Semarang. “Sementara untuk penumpang KA lokal tujuan dominan diantaranya Malang, Mojokerto dan Bojonegoro," pungkasnya. kbc6

Bagikan artikel ini: