Incar penyaluran kredit Rp42 triliun, ini yang dilakukan Bank KEB Hana

Rabu, 10 April 2019 | 17:57 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Membaiknya ekonomi Indonesia telah memunculkan optimisme bagi pelaku perbankan, termasuk perbankan asing seperti PT Bank KEB Hana. Bahkan Bank asal Korea ini optimistis mampu meningkatkan penyaluran kreditnya di tahun ini menjadi Rp 42 triliun.

“Target penyaluran kredit tahun ini naik sebesar Rp 7 triliun, dari Rp 35 triliun menjadi Rp 42 triliun,” ujar Direktur Bisnis Bank KEB Hana, Kostantinus Liem saat pembukaan Bank KEB Hana Kantor Cabang Surabaya Manyar di Surabaya, Rabu (10/4/2019).

Untuk mencapainya, maka pada tahun ini Bank KEB Hana membuka dua kantor cabang, pertama di Manyar Surabaya dan yang kedua di Pontianak. Ia mengatakan bahwa selama ini, kontribusi Jatim, termasuk Surabaya, terhadap penyaluran kredit Bank KEB Hana masih dikisaran 10 persen. Padahal potensinya masih sangat besar. Dengan pembukaan cabang baru ini ia berharap kontribusi Jatim akan semakin besar. 

“Ini merupakan perwujudan bisnis bank dalam mengakuisisi Nasabah. Hal demikian karena Bank KEB Hana ingin mengoptimalkan jaringan cabang yang sudah ada di wilayah Surabaya untuk melayani nasabah. Untuk mengembangkan jaringan, dalam ekspansinya Bank KEB Hana akan melakukan penyesuaian kebutuhan Nasabah untuk mendorong pencapaian target perusahaan. Hal ini dilakukan melalui pemanfaatan cabang fisik yang sudah ada,” terangnya.. 

Kantor Cabang (KC) Surabaya Manyar menjadi jaringan kantor cabang Bank KEB Hana yang ketiga di wilayah Jawa Timur setelah KCP Darmo Raya dan KCP Darmo Permai. ”Kami berharap pembukaan Bank KEB Hana KC Surabaya Manyar ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Manyar akan produk-produk financial yang berkualitas serta layanan yang berfokus pada kepentingan dan kepuasan nasabah," tutur Kostantinus Liem.

Terkait penyaluran kredit secara nasional, pada tahun ini lebih dikonsentrasikan pada sektor Small Medium Enterprise (SME). Kalau di tahun 2018 kontribusi SME masih dikisaran 15 persen hingga 16 persen, maka di tahun ini ditarget naik menjadi 20 persen. 

Untuk meningkatkan kontribusi SME ini, Bank KEB Hana telah meluncurkan take over program sejal awal tahun ini. Dengan adanya program tersebut diharapkan realisasi penyaluran kredit untuk sektor SME sampai 3 bulan kedepan bisa mencapai Rp 500 miliar.

“Di tahun ke-11 ini kami ingin lebih berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, ingin benar-benar.berdampak. Untuk itu, kami juga akan terus berpartisipasi pada pembangunan proyek pemerintah karena kami sangat konsen mendorong pembangunan di Indonesia,” tambahnya. 

Sejauh ini, Bank KEB Hana telah ikut bergabung dalam sindikasi perbankan untuk membiayai berbagai proyek pemerintah, diantaranya proyek pembangunan LRT, pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek, jalan tol Batang-Semarang dan Cinere-Serpong. Realisasi kredit untuk pembiayaan proyek pemerintah pada tahun 2018 telah mencapai Rp 2 triliun.

“Tahun ini tergantung proyek apa yang bisa direview dan dianalisa. Biasanya pembiayaan untuk proyek pemerintah ini dilakukan sindikasi perbankan, seperti pada proyek LRT dibiayai oleh sekitar 20 bank,” pungkasnya.kbc6

Bagikan artikel ini: