Bertemu ribuan pekerja, TKD Jokowi: Ekonomi terbukti maju, kok dibilang ndasmu

Selasa, 9 April 2019 | 03:37 WIB ET

SIDOARJO - Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk pemenangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin kian intensif bergerak menyisir suara untuk duet nomor urut 01 tersebut. Senin (8/4/2019), mereka bertemu ribuan pekerja di dua pabrik besar yang ada di Sidoarjo, yaitu  PT Surya Multi Cemerlang kawasan Wonoayu, dan PT Yanaprima Hastapersada di Desa Cemengkalang.

“Alhamdulillah tim terus bergerak di sisa waktu ini hingga 17 April untuk semakin mempertebal kemenangan Pak Jokowi. Di Sidoarjo sendiri kami targetkan 70 persen suara,” ujar Ketua TKD Jatim Machfud Arifin.

Machfud optimistis mengingat sentra-semtra suara telah digalang, mulai dari lingkungan Nahdliyin, kelompok perempuan, hingga pekerja pabrik.

“Industri-industri besar di Sidoarjo ke 01 semua. Ini sekaligus jadi bukti bahwa perekonomian Indonesia terus tumbuh. Jadi kalau ada yang bilang pertumbuhan endasmu ya agak aneh juga, lha wong ternyata dunia usaha dan para pekerjanya mendukung Pak Jokowi karena merasakan ekonomi terus maju,” papar mantan Kapolda Jatim tersebut.

Machfud mengatakan, selain untuk mengonsolidasikan suara pekerja, upaya menyasar para pekerja pabrik juga untuk mengirimkan pesan kampanye tentang kondisi ekonomi bangsa yang terus tumbuh positif. Bahkan, Indonesia akan masuk jajaran lima besar ekonomi dunia dalam satu dekade mendatang. 

“Sekarang ini ada yang menakut-nakuti seolah Indonesia suram, ibu pertiwi sedang diperkosa. Kenyataannya, rakyat merasakan ekonomi bergerak, ekonomi oke-oke saja, produksi jalan, bahkan ekspor ke luar negeri berjalan,” jelasnya.

Sementara itu, Direksi Titanium Lamina Granite (induk perusahaan PT Surya Multi Cemerlang) Handoyo Sudarga mengatakan, peluang usaha dan potensi perekonomian Indonesia semakin jelas ke depan di bawah kepemimpinan Jokowi.

“Untuk itulah kita mau berinvestasi di Indonesia karena kita merasakan perekonomian maju saat ini. Semoga pemilu berjalan lancar untuk kemenangan Pak Jokowi yang bersih, maju, dan merakyat," kata Handoyo.

Bagikan artikel ini: